Categories: Fair Play

Bertindak sebagai Tim Unggulan, Ceko Gigit Jari di Atlanta, Afrika Selatan Selamat dari Kekalahan

Di sisi lain, Afrika Selatan yang menguasai 54 persen penguasaan bola justru kesulitan membongkar pertahanan lawan dan baru mencatatkan tembakan tepat sasaran pertama pada menit ke-74, sebelum akhirnya dewi fortuna membantu mereka melalui titik putih.

Hasil sarat drama ini memanti berbagai reaksi emosional dari kedua belah pihak di sesi konferensi pers pascalaga.

Legenda sepak bola Inggris yang kini menjadi pundit di ESPN, Alan Shearer, menyebut pertandingan ini sebagai klimaks taktis yang berantakan, namun sangat menghibur karena kepanikan keduanya di 10 menit akhir.

Usai pertandingan, pelatih Ceko, Miroslav Koubek, mengaku kecewa karena merasa timnya lebih layak meraih kemenangan.

Menurutnya, para pemain telah menjalankan rencana permainan dengan baik dan menciptakan peluang yang cukup untuk mengunci tiga poin. “Saya rasa kami lebih dekat dengan kemenangan dibanding mereka,” ujar Koubek.

Di sisi lain, pelatih Afrika Selatan Hugo Broos menyoroti gaya bermain Ceko yang menurutnya terlalu mengandalkan fisik dan postur tubuh.

Pelatih asal Belgia itu juga melontarkan kritik terhadap kondisi stadion di Atlanta yang dianggap kurang ideal dibanding venue lain yang pernah digunakan timnya selama turnamen.

Laga ini turut menghadirkan nostalgia. Pertemuan di Atlanta menjadi duel pertama Ceko dan Afrika Selatan di ajang Piala Dunia.

Sebelumnya kedua negara hanya pernah berjumpa sekali dalam Piala Konfederasi FIFA 1997 dan kala itu pertandingan berakhir imbang 2-2. Hasil seri ini kembali memperpanjang rekaman bahwa kedua tim belum pernah saling mengalahkan dalam pertandingan resmi FIFA. (ezaar/mt)

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

Suara Reog Mengubah Langit Maryland saat Indonesia Day on the Creek 2026 (1)

Untuk pertama kalinya, suara gamelan, denting angklung, dan hentakan musik Reog Ponorogo menggema sepanjang hari…

18 hours ago

Menag Nasaruddin: 400 Imam Besar Dunia Bakal Hadiri IGIC, Jadikan Indonesia Pusat Perdamaian Dunia

Ribuan orang dari unsur pemerintah, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan memadati Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu…

1 day ago

Uji Coba Perlinsos Digital di Surabaya, Data Terintegrasi 8 Kementerian, Eliminasi Penerima Bansos Tak Berhak Capai 25 Persen

Uji coba perlindungan sosial (perlinsos) digital, Perlinsos Digital di Surabaya menjadi bagian dari cetak biru…

1 day ago

KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, 250 Penumpang Dievakuasi, 40 Orang Masih Menunggu Penyelamatan

Proses penyelamatan penumpang kapal KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Sumenep, Laut Jawa,…

1 day ago

Lewat Zine Spatial Spiritual, Rusydan Hadid Baca Realitas Pesisir Kenjeran Surabaya Melalui Sastra

Memahami realitas sosial tidak selalu harus dimulai dari penelitian lapangan. Bagi Rusydan Hadid, karya sastra…

2 days ago

Libas Port FC 2-1, Persebaya Melaju ke Semifinal Piala Presiden 2026 Hadapi Arema FC

Persebaya Surabaya menutup perjalanan fase Grup B Piala Presiden 2026 dengan catatan sempurna. Bajol Ijo…

2 days ago

This website uses cookies.