Categories: Fair Play

Menuju Usia 100 Tahun, Persebaya Perkuat Barisan dengan Pemain Lokal Asal Surabaya

“Dia merupakan produk Akademi Persebaya yang menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa musim terakhir. Kami melihat potensi besar dalam dirinya. Tugas kami sekarang adalah membantu proses perkembangannya agar bisa menjadi pemain yang lebih matang dan memberikan kontribusi yang lebih besar untuk tim,” jelasnya.

Menurutnya, Dicky memiliki fleksibilitas karena bisa bermain di lebih dari satu posisi. Selain itu, penting bagi Persebaya untuk memiliki pemain-pemain asal Surabaya yang memahami identitas, budaya, dan nilai-nilai klub.

“Menjelang usia 100 tahun Persebaya, kami ingin memiliki pemain yang benar-benar memahami arti lambang yang mereka kenakan,” paparnya.

Kedatangan Ricky Pratama juga menjadi bagian dari upaya memperkuat skuad. Tavares mengaku mengetahui kemampuan pemain asal Surabaya tersebut dan berharap ia bisa bangkit kembali.

Ricky juga merupakan pemain asal Surabaya yang memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi.

“Saya pernah bekerja sama dengannya sebelumnya dan mengetahui kualitas yang dimilikinya. Musim lalu memang tidak berjalan mudah baginya karena beberapa kendala yang membuat menit bermainnya terbatas. Namun saya percaya dia masih memiliki potensi yang bisa dikembangkan. Sekarang semuanya kembali kepada Ricky,” tuturnya.

Selain itu, Yusuf Meilana didatangkan karena fleksibilitasnya yang dibutuhkan tim untuk mengatasi berbagai kemungkinan di lapangan. Yusuf merupakan pemain yang musim lalu tidak mendapatkan banyak kesempatan bermain, baik saat bersama Bali United maupun Persik Kediri.

Namun dia memiliki pengalaman dan fleksibilitas karena mampu bermain di beberapa posisi. Tavares mengakui membutuhkan pemain dengan karakter seperti itu.

Musim lalu kami beberapa kali mengalami kesulitan karena harus melakukan adaptasi pemain di posisi tertentu akibat cedera, akumulasi kartu, atau performa yang tidak maksimal. Kami percaya Yusuf memiliki kualitas yang pernah dia tunjukkan sebelumnya,” pungkasnya. (ahm)

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

Menag Nasaruddin: 400 Imam Besar Dunia Bakal Hadiri IGIC, Jadikan Indonesia Pusat Perdamaian Dunia

Ribuan orang dari unsur pemerintah, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan memadati Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu…

22 hours ago

Uji Coba Perlinsos Digital di Surabaya, Data Terintegrasi 8 Kementerian, Eliminasi Penerima Bansos Tak Berhak Capai 25 Persen

Uji coba perlindungan sosial (perlinsos) digital, Perlinsos Digital di Surabaya menjadi bagian dari cetak biru…

1 day ago

KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, 250 Penumpang Dievakuasi, 40 Orang Masih Menunggu Penyelamatan

Proses penyelamatan penumpang kapal KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Sumenep, Laut Jawa,…

1 day ago

Lewat Zine Spatial Spiritual, Rusydan Hadid Baca Realitas Pesisir Kenjeran Surabaya Melalui Sastra

Memahami realitas sosial tidak selalu harus dimulai dari penelitian lapangan. Bagi Rusydan Hadid, karya sastra…

1 day ago

Libas Port FC 2-1, Persebaya Melaju ke Semifinal Piala Presiden 2026 Hadapi Arema FC

Persebaya Surabaya menutup perjalanan fase Grup B Piala Presiden 2026 dengan catatan sempurna. Bajol Ijo…

1 day ago

Tegas! Bupati Subandi Tutup 3 Toko Miras yang Langgar Aturan

Bupati Sidoarjo Subandi menindak tegas tempat penjualan minuman keras (miras) yang menyalahi ketentuan. Jumat (31/7/2026)…

2 days ago

This website uses cookies.