METROTODAY, SURABAYA – Jelang menghadapi laga bigmatch melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu malam (11/4), Persebaya Surabaya dihadapkan pada masalah kondisi fisik pemain.
Sejumlah pilar tim Green Force dikabarkan belum 100 persen fit, baik karena masalah cedera maupun kebugaran, sehingga tim pelatih harus bekerja ekstra keras menyiapkan strategi.
Namun, Persebaya memiliki pekerjaan rumah yang cukup berat. Penjaga gawang Ernando Ari dan kapten Bruno Moreira yang absen kontra Persita belum dipastikan bisa turun. Selain itu, Arief Catur dan Francisco Rivera juga belum pulih sepenuhnya.
Skuad lainnya seperti Gali Freitas, Malik Risaldi, dan Bruno Paraiba juga masih mengalami kendala kebugaran meski sempat dimainkan di menit akhir laga sebelumnya.
Kondisi ini memaksa pelatih untuk meramu strategi khusus guna menghadapi tuan rumah, Tim Macan Kemayoran.
“Mengenai kondisi fisik pemain, Paraiba baru sembuh dari cedera, Malik baru berlatih kemarin, Gali tidak bermain 100 persen di laga terakhir. Saya melihat performanya di tim nasional Timor Leste juga tidak maksimal,” tuturnya, Jumat (10/4).
Ia mengaku telah berbicara dengan sejumlah pemain terutama di sektor pemain yang memiliki kecepatan dan naluri gol.
“Saya berbicara dengan pemain seperti Galih karena kami butuh pemain dengan kecepatan untuk menyerang balik. Itulah alasan dia masuk sebagai pengganti, karena kami berharap kecepatannya bisa menghasilkan gol atau asis. Jadi itu bukan sekadar strategi, tapi karena kondisi pemain yang memang belum 100 persen,” tuturnya.
Laga ini dijadwalkan akan memulai kick off pukul 19.00 WIB. Laga klasik ini diprediksi akan berlangsung sangat sengit dan mencuri perhatian publik.
Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen Liga Super 2025/2026. Saat ini, Persija berada di peringkat 3 dengan 52 poin, sementara Persebaya menduduki posisi ke-6 dengan koleksi 42 poin. (ahm)


