3 April 2026, 23:46 PM WIB

Hadapi 5 Laga Berat dalam Sebulan, Coach Shin Siapkan Kondisi Fisik Pemain Persebaya

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Persebaya Surabaya akan menghadapi laga super padat di bulan April mendatang dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/26. Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, Green Force harus berlaga sebanyak lima kali, yang menuntut konsistensi, daya tahan, serta kesiapan mental para pemain.

Situasi tersebut membuat pelatih fisik Persebaya, Coach Shin Sang-gyu, langsung menyiapkan pendekatan khusus. Ia menyadari jadwal yang rapat membutuhkan kondisi fisik stabil dari para pemain dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

Selama masa jeda Lebaran, tim kepelatihan telah memberikan program latihan mandiri kepada para pemain agar kondisi tubuh tetap terjaga meski tidak berkumpul bersama tim.

“Memang kami sudah memberikan program latihan individu selama libur. Tetapi tentu saja latihan individu berbeda dengan latihan tim,” ujar Coach Shin.

Ia menjelaskan bahwa waktu yang dimiliki tim pelatih untuk mengevaluasi kondisi pemain setelah masa jeda cukup terbatas, sehingga proses adaptasi kembali ke ritme latihan tim harus dilakukan dengan cepat.

“Kami tidak punya banyak waktu untuk benar-benar mengevaluasi bagaimana para pemain menjalankan program latihan mereka selama jeda. Waktu yang kami miliki sangat terbatas karena hanya ada pekan ini dan pekan depan sebelum pertandingan melawan Persita,” jelasnya.

Coach Shin menambahkan bahwa manajemen kondisi fisik pemain menjadi hal krusial ketika tim memasuki periode pertandingan yang padat.

“Pada awal April nanti kami hampir bermain setiap minggu. Jadi hal yang paling penting adalah bagaimana proses pemulihan setelah pertandingan. Kami harus mengatur keseimbangan antara intensitas latihan dan waktu istirahat dengan baik,” tutur pelatih asal Korea Selatan ini.

Jadwal laga Persebaya di bulan April memang cukup menantang. Bajol Ijo akan menghadapi Persita Tangerang pada 4 April, kemudian bertemu Persija Jakarta pada 11 April. Setelah itu mereka menjamu Madura United pada 17 April, bertandang ke markas Malut United pada 23 April, dan menutup bulan dengan laga penuh gengsi melawan Arema FC pada 28 April.

Melihat padatnya jadwal tersebut, Coach Shin menegaskan bahwa pekan latihan saat ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kembali level kebugaran para pemain. Ia ingin memastikan kondisi tim mendekati standar yang dibutuhkan untuk menghadapi tekanan pertandingan beruntun.

“Karena itu, pada pekan ini kami langsung meningkatkan beban latihan cukup tinggi. Kami mencoba memaksimalkan waktu yang ada agar kondisi pemain bisa kembali mendekati level yang kami butuhkan untuk pertandingan,” pungkasnya. (ahm)

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Persebaya Surabaya akan menghadapi laga super padat di bulan April mendatang dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/26. Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, Green Force harus berlaga sebanyak lima kali, yang menuntut konsistensi, daya tahan, serta kesiapan mental para pemain.

Situasi tersebut membuat pelatih fisik Persebaya, Coach Shin Sang-gyu, langsung menyiapkan pendekatan khusus. Ia menyadari jadwal yang rapat membutuhkan kondisi fisik stabil dari para pemain dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.

Selama masa jeda Lebaran, tim kepelatihan telah memberikan program latihan mandiri kepada para pemain agar kondisi tubuh tetap terjaga meski tidak berkumpul bersama tim.

“Memang kami sudah memberikan program latihan individu selama libur. Tetapi tentu saja latihan individu berbeda dengan latihan tim,” ujar Coach Shin.

Ia menjelaskan bahwa waktu yang dimiliki tim pelatih untuk mengevaluasi kondisi pemain setelah masa jeda cukup terbatas, sehingga proses adaptasi kembali ke ritme latihan tim harus dilakukan dengan cepat.

“Kami tidak punya banyak waktu untuk benar-benar mengevaluasi bagaimana para pemain menjalankan program latihan mereka selama jeda. Waktu yang kami miliki sangat terbatas karena hanya ada pekan ini dan pekan depan sebelum pertandingan melawan Persita,” jelasnya.

Coach Shin menambahkan bahwa manajemen kondisi fisik pemain menjadi hal krusial ketika tim memasuki periode pertandingan yang padat.

“Pada awal April nanti kami hampir bermain setiap minggu. Jadi hal yang paling penting adalah bagaimana proses pemulihan setelah pertandingan. Kami harus mengatur keseimbangan antara intensitas latihan dan waktu istirahat dengan baik,” tutur pelatih asal Korea Selatan ini.

Jadwal laga Persebaya di bulan April memang cukup menantang. Bajol Ijo akan menghadapi Persita Tangerang pada 4 April, kemudian bertemu Persija Jakarta pada 11 April. Setelah itu mereka menjamu Madura United pada 17 April, bertandang ke markas Malut United pada 23 April, dan menutup bulan dengan laga penuh gengsi melawan Arema FC pada 28 April.

Melihat padatnya jadwal tersebut, Coach Shin menegaskan bahwa pekan latihan saat ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kembali level kebugaran para pemain. Ia ingin memastikan kondisi tim mendekati standar yang dibutuhkan untuk menghadapi tekanan pertandingan beruntun.

“Karena itu, pada pekan ini kami langsung meningkatkan beban latihan cukup tinggi. Kami mencoba memaksimalkan waktu yang ada agar kondisi pemain bisa kembali mendekati level yang kami butuhkan untuk pertandingan,” pungkasnya. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait