4 February 2026, 6:17 AM WIB

Misi Revans Tuntas, Persebaya Surabaya Tekuk PSIM 3-0, Bruno Paraiba Cetak Gol Debut

METROTODAY, SURABAYA – Misi revans atau balas dendam Persebaya Surabaya atas PSIM Yogyakarta akhirnya terpenuhi, setelah mengalahkan tamunya dengan skor 0-3 di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (25/1).

Striker anyar Green Force, Bruno Paraiba yang dimainkan di babak kedua sukses mencetak gol dalam laga perdana dirinya.

Tak hanya itu, dua gol lainnya dicetak oleh Gali Freitas dan Rachmat Irianto yang melalukan aksi solo run melewati tiga pemain belakang PSIM ke gawang yang dijaga Cahya Supriadi.

“Kami sudah lama menunggu hasil seperti ini. Tim bekerja sangat keras dari menit pertama hingga akhir, meskipun awalnya PSIM memberikan tekanan yang cukup besar,” ujar pelatih Persebaya Bernardo Tavares.

Sejak menit awal babak pertama, Laskar Mataram langsung menunjukkan niat untuk menguasai permainan. Ze Valente melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti yang dengan sigap ditepis oleh kiper Persebaya Ernando Ari.

Sepuluh menit kemudian, PSIM kembali hampir membuka keunggulan. Backpass Risto Mitrevski kepada Ernando kurang sempurna dan hampir dimanfaatkan Nermint Haltjeta, namun kiper berkacamata itu masih mampu mengamankan bola sebelum berbuah gol.

Tekanan PSIM terus berlanjut hingga menit ke-30, ketika Ezequiel Vidal melepaskan tendangan keras yang mengarah ke tiang jauh.

Lagi-lagi, Ernando tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap bersih.

Persebaya akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-34. Gali Freitas sukses mencetak gol setelah memanfaatkan umpan matang Bruno Moreira di dalam kotak penalti.

Sepakan Gali ke arah tiang dekat tak mampu dibendung Cahya Supriadi, mengubah skor menjadi 0-1 untuk unggulan Green Force.

Menit ke-40, Persebaya kembali mendapatkan peluang emas. Francisco Rivera menyundul bola hasil umpan silang ke arah gawang, namun masih dapat diamankan oleh kiper PSIM.

Menjelang turun minum, tepatnya menit 45+1, Deri Corfe melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti ke tiang jauh yang kembali berhasil ditepis oleh Ernando. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 0-1.

Memasuki babak kedua, Green Force langsung tampil lebih agresif. Pada menit ke-52, Bruno Moreira memberikan umpan terukur kepada Francisco Rivera, namun sontekan pemain asal Spanyol tersebut terlalu lemah sehingga mudah diamankan Cahya Supriadi.

Sembilan menit kemudian, Malik Risaldi melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang kembali ditangani dengan baik oleh kiper PSIM.

Untuk menambah daya gedor, Bernardo Tavares kemudian melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Pedro Matos, Bruno Paraiba, dan Rachmat Irianto menggantikan Toni Firmansyah, Milos Raikovic, dan Gali Freitas. Pergantian tersebut langsung berbuah hasil positif.

Pada menit ke-73, Bruno Paraiba yang menerima bola di dalam kotak penalti berhasil mengecoh satu pemain lawan sebelum melepaskan tendangan keras yang menghujam gawang PSIM. Skor menjadi 0-2.

Sepuluh menit kemudian, Persebaya semakin menjauhkan jarak skor. Rachmat Irianto melakukan aksi solo run dari tengah lapangan hingga masuk ke dalam kotak penalti sebelum menempatkan bola ke tiang dekat, membuat skor menjadi 0-3 yang bertahan hingga akhir laga.

Hasil kemenangan ini membuat Persebaya membawa pulang tiga poin dan tetap berada di posisi keenam klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 31 poin. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Misi revans atau balas dendam Persebaya Surabaya atas PSIM Yogyakarta akhirnya terpenuhi, setelah mengalahkan tamunya dengan skor 0-3 di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (25/1).

Striker anyar Green Force, Bruno Paraiba yang dimainkan di babak kedua sukses mencetak gol dalam laga perdana dirinya.

Tak hanya itu, dua gol lainnya dicetak oleh Gali Freitas dan Rachmat Irianto yang melalukan aksi solo run melewati tiga pemain belakang PSIM ke gawang yang dijaga Cahya Supriadi.

“Kami sudah lama menunggu hasil seperti ini. Tim bekerja sangat keras dari menit pertama hingga akhir, meskipun awalnya PSIM memberikan tekanan yang cukup besar,” ujar pelatih Persebaya Bernardo Tavares.

Sejak menit awal babak pertama, Laskar Mataram langsung menunjukkan niat untuk menguasai permainan. Ze Valente melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti yang dengan sigap ditepis oleh kiper Persebaya Ernando Ari.

Sepuluh menit kemudian, PSIM kembali hampir membuka keunggulan. Backpass Risto Mitrevski kepada Ernando kurang sempurna dan hampir dimanfaatkan Nermint Haltjeta, namun kiper berkacamata itu masih mampu mengamankan bola sebelum berbuah gol.

Tekanan PSIM terus berlanjut hingga menit ke-30, ketika Ezequiel Vidal melepaskan tendangan keras yang mengarah ke tiang jauh.

Lagi-lagi, Ernando tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting untuk menjaga gawangnya tetap bersih.

Persebaya akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-34. Gali Freitas sukses mencetak gol setelah memanfaatkan umpan matang Bruno Moreira di dalam kotak penalti.

Sepakan Gali ke arah tiang dekat tak mampu dibendung Cahya Supriadi, mengubah skor menjadi 0-1 untuk unggulan Green Force.

Menit ke-40, Persebaya kembali mendapatkan peluang emas. Francisco Rivera menyundul bola hasil umpan silang ke arah gawang, namun masih dapat diamankan oleh kiper PSIM.

Menjelang turun minum, tepatnya menit 45+1, Deri Corfe melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti ke tiang jauh yang kembali berhasil ditepis oleh Ernando. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 0-1.

Memasuki babak kedua, Green Force langsung tampil lebih agresif. Pada menit ke-52, Bruno Moreira memberikan umpan terukur kepada Francisco Rivera, namun sontekan pemain asal Spanyol tersebut terlalu lemah sehingga mudah diamankan Cahya Supriadi.

Sembilan menit kemudian, Malik Risaldi melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang kembali ditangani dengan baik oleh kiper PSIM.

Untuk menambah daya gedor, Bernardo Tavares kemudian melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Pedro Matos, Bruno Paraiba, dan Rachmat Irianto menggantikan Toni Firmansyah, Milos Raikovic, dan Gali Freitas. Pergantian tersebut langsung berbuah hasil positif.

Pada menit ke-73, Bruno Paraiba yang menerima bola di dalam kotak penalti berhasil mengecoh satu pemain lawan sebelum melepaskan tendangan keras yang menghujam gawang PSIM. Skor menjadi 0-2.

Sepuluh menit kemudian, Persebaya semakin menjauhkan jarak skor. Rachmat Irianto melakukan aksi solo run dari tengah lapangan hingga masuk ke dalam kotak penalti sebelum menempatkan bola ke tiang dekat, membuat skor menjadi 0-3 yang bertahan hingga akhir laga.

Hasil kemenangan ini membuat Persebaya membawa pulang tiga poin dan tetap berada di posisi keenam klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 31 poin. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait