Categories: Fair Play

Bernardo Tavares Ingin Bangkitkan Persebaya Surabaya Bertahap

METROTODAY, SURABAYA – Pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, telah tiba di Surabaya pada Minggu (4/1) malam.

Eks pelatih PSM Makassar itu tidak datang sendiri, melainkan dibarengi Renato Duarte yang pernah menjadi tandannya selama menukangi PSM Makassar periode 2022/2025.

Di hari pertamanya di Surabaya pada Senin (5/1), Tavares langsung menggelar serangkaian pertemuan. Ia pertama kali melakukan meeting bersama tim pelatih untuk memadukan strategi dan membahas racikan permainan jelang laga perdana menjamu Malut United pada Sabtu (10/1) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

Selain itu, ia juga bertemu dengan CEO Persebaya Azrul Ananda serta staf DBL dan Persebaya.

“Saya senang karena mendengar orang-orang dari manajemen berbicara kepada saya tertarik saya datang ke Persebaya,” ujar Tavares mengenai pertemuan dengan pihak manajemen.

Bagi Tavares, laga perdana ini menjadi tantangan berat mengingat Malut United baru saja mencatat rekor 11 laga tidak terkalahkan dari total 16 laga yang telah dimainkan.

“Kami akan menghadapi Malut yang baru kalah dua kali, tidak ada tim yang kalah lebih banyak dari mereka dan mereka menang secara beruntun,” katanya.

Pelatih yang pernah membawa PSM juara Liga 1 musim 2022/2023 itu juga mengajak suporter untuk datang langsung mendukung timnya.

“Saya harap laga berikutnya melawan Malut United suporter bisa datang langsung mendukung sebab itu sangat penting,” tuturnya.

Saat ini Persebaya berada di peringkat ke-7 klasemen sementara Super League 2025/2026 dan terakhir meraih trofi juara liga 1 2004. Tavares menyampaikan bahwa perubahan tidak akan terjadi secara instan.

“Trofi terakhir Persebaya sudah lebih dari 22 tahun yang lalu, kita tidak boleh berekspektasi bahwa sesuatu akan berubah dengan sangat cepat, kita perlu menapakinya tahap demi tahap,” tegasnya.

Sebelumnya, di bawah tangan dinginnya, PSM tampil konsisten pada liga 1 musim 2022/2023 dan meraih juara, dengan 21 kemenangan, 9 imbang, dan 2 kekalahan dari total 32 laga.

Di Persebaya, ia berencana mengembangkan tim secara bertahap dan tidak gentar untuk mengorbitkan pemain muda. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Taxmon Perkuat Pengawasan Pajak Daerah, Pemkab Sidoarjo Targetkan 454 Titik Terpasang Akhir Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…

9 hours ago

Socceroos Kena Tilang di Seattle, Amerika Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…

20 hours ago

Cinta Rashford pada Barcelona Bertepuk Sebelah Tangan meski Sudah Rela Turun Harga

Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…

20 hours ago

Cak Klepon Pabean Cantian Jemput Bola Urus Akta Kelahiran dan Kematian Warga Surabaya

Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…

20 hours ago

Gaji ke-13 dan TPP ASN/PPPK Surabaya Dipastikan Cair, TPP Naik Menjadi 100 Persen

Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

21 hours ago

Liverpool Bertaruh dengan Iraola, Van Dijk Akui Terkejut Slot Didepak

Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…

22 hours ago

This website uses cookies.