Categories: Fair Play

Tanpa Pelatih Kepala, Persebaya Bawa Misi Tiga Poin dari Kandang Bhayangkara FC

METROTODAY, BANDAR LAMPUNG – Persebaya Surabaya tak kunjung mendapatkan pelatih anyar selepas mengakhiri kebersamaan dengan Eduardo Perez pekan lalu. Mereka harus bersiap menjalani laga Super League berikutnya menghadapi Bhayangkara FC, Jumat (28/12), di bawah arahan pelatih karteker Uston Nawawi.

Kondisi tersebutmengigatkan pada perjalanan Persebaya di musim 2023-2024. Saat itu, Uston menjadi pelatih sementara setelah Persebaya memutus kontrak Aji Santoso di awal kompetisi.

Saat itu, 8 Agustus 2023, nasib baik berpihak pada coach Uston.  Uston membawa tim berjuluk Green Force itu menang 2-1 atas Bhayangkara FC.

Cerita Uston dan status pelatih karteker yang menghadapi Bhayangkara FC terulang di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Demi membangkitkan mental Persebaya, memori manis Uston itu patut menjadi tambahan motivasi skuad Persebaya.

“Saya kira semua pemain sudah siap untuk menghadapi Bhayangkara FC,” kata Uston dalam sesi konferensi pers kemarin.

Yang jadi masalah bagi Uston dan pasukannya adalah Bhayangkara FC musim ini memiliki banyak mantan Persebaya. Di jajaran pelatih, ada Paul Munster sebagai head coach. Lalu Mustaqim yang menjadi asisten pelatih.

Di barisan belakang, ada Slavko Damjanovic dan Ardi Idrus. Musim lalu, keduanya selalu jadi pilihan utama Green Force.

Bak dua sisi mata uang, banyak mantan dan keberadaan Munster di tim lawan juga dipandang sebagai keuntungan bagi Persebaya. Terutama para pemain yang musim lalu sudah berkostum Persebaya.

Seperti full back kanan Arief Catur. Dia tak segan mengatakan tahu gaya bermain tim yuang diarsiteki Munster.

Masalah bagi Persebaya berikutnya adalah belum bisa tampilnya gelandang asal Meksiko Francisco Rivera. Dia masih harus menjalani sanksi kartu merah.

Persebaya memang wajib waspada. Sebab, Bhayangkara FC sedang perkasa di kandang. Buktinya, mereka selalu menang dalam dua laga home terakhirnya di Lampung.

Paul Munster tak malu menyebutkan ingin mencatatkan hat-trick kemenangan kandang. “Sejak kami pindah ke Lampung segalanya berjalan lebih baik dan stabil,” tegas Munster. (*)

 

Perkiraan pemain:

Bhayangkara FC (4-3-3): 1-Aqil Savik (g); 41-M. Ferrari, 4-Nehar Sadiki, 15-Slavko Damjanovic, 11-Firza Andhika; 5-Moisés Wolschick, 23-Wahyu Suboseto, 7-Lautaro Ballegia; 22-Dendy Sulistyawan (c ), 9-Ilija Spasojevic, 96-Ryan Kurnia

Pelatih: Paul Munster

 

Persebaya (4-3-3): 21-Ernando Ari (gk); 2-Arief Catur, 24-Leo Lelis, 53-Rachmat Irianto, 25-Mikael Tata; 68-Toni Firmansyah, 88-Milos Raickovic, 91-Dejan Tumbas; 22-Gali Freitas, 11-Mihailo Perovic, 10-Bruno Moreira (c)

Pelatih: Uston Nawawi (karteker)

Anton Hadiyanto

Recent Posts

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

59 minutes ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

20 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

22 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

23 hours ago

Mobil Innova Zenix Ditumpangi Dua Lansia Terguling Tabrak Tiang Lampu dan Pohon

Sebuah mobil Toyota Innova Zenix mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak tiang lampu penerangan jalan dan…

23 hours ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Ziarah dengan Paket Lengkap (2)

Cukup mudah menjangkau Desa Tambaksumur, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Di tengah ruas Jalan Tol Waru—Juanda,…

1 day ago

This website uses cookies.