Categories: Fair Play

Kutukan Mandalika Berlanjut: Marc Márquez Jatuh dan Alami Patah Tulang Bahu

METROTODAY, LOMBOK – Marc Márquez kembali menjadi sorotan setelah terlibat kecelakaan keras pada putaran pertama MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika.

Insiden yang melibatkan Márquez dan Marco Bezzecchi terjadi di tikungan 7 dan membuat juara dunia itu terseret ke gravel sehingga mengalami cedera pada tulang selangka kanannya. Tim dan tim medis Ducati memutuskan untuk menerbangkan Márquez kembali ke Spanyol guna pemeriksaan lanjutan.

Kronologi menunjukkan Bezzecchi mencoba sebuah manuver agresif pada lap pembuka yang berujung kontak dengan motor Márquez.

Kedua pembalap kehilangan kontrol dan keduanya terjatuh Bezzecchi sempat meminta maaf kepada Márquez di sela-sela evakuasi di trek. Namun yang paling terkena dampak adalah Márquez yang langsung tampak kesakitan dan kemudian dikonfirmasi mengalami patah pada tulang bahu

Kejadian ini menambah daftar panjang masalah Márquez di Mandalika sejak sirkuit itu masuk kalender MotoGP.

Sejak debutnya di Mandalika pada 2022, pembalap asal Spanyol itu belum pernah meraih finis di balapan utama dari beberapa kali terjatuh pada sesi latihan dan warm-up hingga insiden-insiden di balapan utama pada tahun-tahun berikutnya.

Banyak pengamat dan media menyebutnya sebagai ‘kutukan’ atau setidaknya sirkuit yang kurang bersahabat bagi gaya balap Márquez.

Dampak langsung dari kecelakaan di Mandalika juga berpengaruh pada jalannya klasemen dan hasil balapan. Rookie Fermin Aldeguer memanfaatkan drama awal itu untuk menjuarai balapan, sementara Márquez harus keluar tanpa hasil dan menjalani perawatan lebih lanjut.

Ducati menyatakan Márquez akan menjalani pemindaian lebih detil di Madrid untuk menentukan langkah pengobatan dan kemungkinan absen pada seri-seri berikutnya.

Reaksi di paddock beragam menanggapi insiden ini. Beberapa rekan menyayangkan insiden yang terjadi di awal lomba karena berpotensi mengubah dinamika perebutan posisi dan keselamatan pembalap.

Di sisi lain, ada diskusi dari fans dan komunitas balap mengenai konfigurasi Mandalika yang menuntut agresivitas tinggi dan margin kesalahan yang sangat tipis. Kombinasi yang tampaknya kurang cocok dengan beberapa gaya balap, termasuk gaya Márquez yang agresif namun riskan jika bersinggungan pada kondisi sirkuit tertentu.

Insiden terbaru ini semakin mengukuhkan narasi bahwa Mandalika adalah sirkuit yang problematik bagi Marc Márquez bukan karena satu kesalahan tunggal, melainkan rangkaian insiden berulang sejak sirkuit itu hadir di kalender MotoGP.

Konsekuensi medis dan keputusan tim Ducati untuk membawa Márquez ke Spanyol menjadi fokus berikutnya, sementara komunitas MotoGP menunggu hasil pemeriksaan untuk menilai seberapa lama sang juara dunia akan absen. (ervin/red)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

41 minutes ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

1 hour ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

9 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

12 hours ago

Jatim Segera Punya Embarkasi Baru di Bandara Dhoho Kediri, Ringankan Beban Juanda dan Asrama Haji Surabaya

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyatakan penyelenggaraan ibadah haji 2026 secara…

13 hours ago

Enam Bangli di TPU Keputih Surabaya Digusur, Lahan 1.800 Meter Persegi Dikembalikan Jadi Area Pemakaman

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya menertibkan enam bangunan liar (bangli) yang berdiri…

16 hours ago

This website uses cookies.