Categories: Fair Play

Kluivert Harus Depak Lima Nama sebelum Indonesia Hadapi Arab Saudi-Iraq, Siapa Saja Kandidatnya?

METROTODAY, SURABAYA – Masa persiapan yang singkat membuat pelatih timnas Indonesia Patrick Kluivert  memanggil para pemain yang siap untuk tampil di ronde 4 kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Sudah ada 28 pemain yang dipanggil, namun jumlah itu tetap harus dikurangi.

Regulasi menyebutkan setiap timnas hanya boleh mendaftarkan 23 pemain dalam laga krusial tersebut. Karena itu Kluivert wajib mencoret lima pemain dalam daftar sementara timnas  Indonesia sebelum melawan Arab Saudi dan Irak di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang digelar di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Arab Saudi pada 9-12 Oktober 2025.

Dalam Garuda calling kali ini, Kluivert sudah meninggalkan sejumlah pemain yang diandalakan skuad Merah Putih dalam beberapa laga sebelumnya. Di antaranya, kiper Nadeo Argawinata, Marselino Ferdinan, Mees Hilgers, juga Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam.

Pertanyaan berikutnya, siapa yang harus tersisih dari daftar sementara di skuad Garuda?

Terlepas dari layak atau tidaknya para pemain menghuni timnas, saat ini ada tiga pemain yang masih menjalani proses pemulihan cedera, tapi tetap dipanggil Kluivert. Mereka di antaranya,  Ole Romeny (Oxford United), Maarten Paes (FC Dallas) dan Emil Audero (Cremonese). Berhubung laga masih sekira delapan hari lagi, mcukup wajar jika dianggap masih ada waktu bagi nama-nama itu untuk  memulihkan kondisi mereka.

Dalam kondisi fit atau ideal, bakal susah untuk menyingkirkan nama-nama tersebut dalam daftar skuad Merah Putih. Sebab, mereka sudah menunjukkan kualitasnya di klub sekaligus di timnas dalam laga-laga terdahulu.

Lalu siapa yang ‘’layak’’ jadi korban pencoretan jika skuad harus dirampingkan. Berarti ada lima nama yang akan tersingkir dalam pemanggilan kali ini.

Berbagai pertimbangan tentu menjadi acuan untuk Menyusun nama-nama yang dipertahankan atau sebaliknya. Selain kualitas individu, Kluivert juga mempertimbangkan kebutuhan tim dan strategi yang akan dipakainya.

Persaingan Ketat di Tiap Posisi

Jika tidak ada yang cedera hingga beberapa hari sebelum ronde 4 kualifikasi Piala Dunia 2026 dimulai, nama-nama yang justru berkiprah di Super League Liga Indonesia yang terdepak.

Di antaranya adalah Egy Maulana Vikri (Dewa United), Jordi Amat (Persija Jakarta), Yance Sayuri (Malut United), dan Marc Klok (Persib Bandung). Satu lagi dari kompetisi Negeri Jiran, Ramadhan Sananta yang kini memperkuat Duli Pengiran Muda Mahkota FC (DPMM FC).

Egy dinilai masih sulit bersaing dengan Yakob Sayuri Miliano dan Miliano Jonathans di sisi kanan serangan Garuda. Sinar Egy ikri di level klub bersama Dewa United musim ini juga masih belum cerah seperti akhir musim lalu. Dari tujuh di Super League 2025-2026, Egy baru mencetak satu assist.

Di lini belakang, khususnya bek tengah pun demikian. Tanpa Mees Hilgers yang tak dipanggil sejak awal bukan jaminan posisi Jordi amat bakal aman.

Peluang bek 33 tahun ini memperebutkan satu tempat di tengah pertahanan timnas Indonesia tak cukup besar. Apalagi, Kluivert sepertinya tak akan mengubah pakem trio Jay Idzes, Rizky Ridho dan Justin Hubner. Nama lain pengisi bek tengah adalah Kevin Diks yang mendapatkan waktu regular bersama klub Bundesliga Borussia Monchengladbach

Nasib serupa juga dialami Marc Klok. Gelandang Persib Bandung itu butuh usaha ekstra untuk masuk mengisi posisi gelandang di tim Garuda. Di lini sentral timnas Indonesia terdapat pemain-pemain pilihan Kluivert di laga-laga sebelumnya seperti Joey Pelupessy, Thom Haye dan Nathan Tjoe A-On.

Kekurangan lain dari Marc Klok adalah rentan cedera. Terakhir, ia absen melawan Persebaya Surabaya dan Persita Tangerang karena cedera saat menghadapi Lion City Sailors FC.

Yance Sayuri juga bakal butuh usaha ekstra untuk bersaing di posisi fullback atau wing back kiri . Nama Selain nama Calvin Verdonk yang jadi bagian inti skema permainan Kluivert, masih ada nama Dean James dan Shayne Pattynama.

Posisi penyerang pun diprediksi bakal mereduksisatu nama. Ramadhan Sananta yang belum menunjukkan kontribusi lagi di timnas, bakal menghadapi tantangan besar.

Kehadiran Ole Romeny dan Mauro Zijlstra membuat Ramadhan Sananta kesulitan menembus daftar 23 pemain Timnas Indonesia. Belum lagi puloihnya Ragnar Oratmangoen yang unggul dalam sisi produktivitas. (*)

 

 

Anton Hadiyanto

Recent Posts

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

1 hour ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

2 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

21 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

23 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

Mobil Innova Zenix Ditumpangi Dua Lansia Terguling Tabrak Tiang Lampu dan Pohon

Sebuah mobil Toyota Innova Zenix mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak tiang lampu penerangan jalan dan…

1 day ago

This website uses cookies.