Categories: Fair Play

Indonesia vs Bahrain: Kluivert Isyaratkan Pakai Strategi Menyerang, Paksakan Tiga Poin dengan Main Agresif

METROTODAY, JAKARTA – Misi timnas Indonesia saat menjamu Bahrain Malain ini jelas: Menang! Pelatih Patrick Kluivert pun mengisyaratkan timnya bakal bermain menyerang dan agresif demi tambahan tiga poin.

Sesuai jadwal, Timnas Indonesia akan berjumpa dengan Bahrain pada matchday kedelapan grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta kickoff 20.45 WIB.

Laga kali ini merupakan laga kedua Kluivert bersama Skuad Garuda. Sayangnya, dalam laga debutnya di Sydney, Australia, Kluivert dan Skuad Garuda keok 1-5 di tangan tuan rumah Australia..

Kekalahan itu membuat optimisme dan mental Timnas Indonesia yang awalnya melambung tinggi, seketika menurun. Mental skuad Garuda pun terpengaruh karena kecewa.

Tapi, Kluivert mengatakan bahwa mental para pemain sangat tangguh. Dia pun meminta anak asuhnya untuk lekas bangkit dan fokus ke Bahrain.

Patrick Kluivert

“Mental pemain sangat kuat. Kalau Anda lihat pertandingan melawan Australia, kami sudah bermain sangat baik. Meski kalah, tentu saja. Hasil yang sangat mengecewakan. Semua orang tahu itu,” kata Kluivert.

Saat melawan Australia, pasukan Merah Putih memang sebenarnya tak tampil buruk sepanjang laga. Mereka sempat menunjukkan performa apik dalam 10 menit pertama, dan bahkan nyaris unggul lebih dulu andai sepakan penalti Kevin Diks tak menerpa tiang gawang.

“Tapi sekarang kita harus melihat ke Bahrain. Kita tidak bisa mengubahnya lagi. Dengan segala keyakinan kita, kita akan, mudah-mudahan, mendapatkan hasil yang baik,” tambahnya.

Kluivert juga mengatakan bahwa dia telah berbicara dengan para pemain mengenai betapa krusialnya duel kontra Bahrain. Apalagi pada pertemuan pertama Garuda nyaris menang tapi akhirnya imbang 2-2.

Karena itu, Kluivert menegaskan target Timnas Indonesia untuk melawan Bahrain hanya satu, yakni kemenangan. “Tentu saja, hanya menang 100 persen. Bagi kami, kami harus menang,” tegasnya.

“Yang terpenting adalah kami meraih hasil yang bagus. Dan kami mencoba untuk meraih kemenangan, tentu saja. Jadi mungkin kami akan melakukannya dengan agresif,” pungkas Kluivert. (*)

 

 

 

 

Anton Hadiyanto

Recent Posts

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

1 hour ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

3 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

21 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

23 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

Mobil Innova Zenix Ditumpangi Dua Lansia Terguling Tabrak Tiang Lampu dan Pohon

Sebuah mobil Toyota Innova Zenix mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak tiang lampu penerangan jalan dan…

1 day ago

This website uses cookies.