Gelandang Persebaya Mohammed Rashid kembali berlatih bersama rekan rekannya jelang laga penting menghadapi Persija Jakarta, Sabtu (12/4).
METROTODAY, SURABAYA – Persebaya Surabaya mendapatkan peluang besar untuk naik peringkat. Peluang tersebut coba mereka wujudkan jadi kenyataan saat menjamu PSIS Semarang di Gelora Bung Tomo, Surabaya, malam ini.
Persebaya masih berada di peringkat ketiga. NamunkKekalahan tim peringkat kedua klasemen sementara Liga 1 2024-2025, Dewa United, 1-0 dari Borneo FC (10/3) membuka jalan bagi Persebaya Surabaya untuk melakukan kudeta.
Jarak poin antara Dewa United dan Persebaya hanya dua poin. Dewa United mengoleksi 49 poin, sementara Green Force 47 poin.
Peluang terjadinya pergeseran terbuka lebar. Sebab, Green Force akan menjamu PSIS yang terpuruk terdampar di posisi ke-14 klasemen sementara. Laskar Mahesa Jenar, julukan PSIS, datang dengan kondisi tidak ideal. Mereka belum pernah menang dalam lima laga terakhir. Menelan tiga kekalahan dan dua hasil imbang.
Pelatih Persebaya Paul Munster tidak ingin membuang kesempatan itu. “Sebenarnya, terlepas dari hasil pertandingan Dewa United, kami selalu bertanding dengan mentalitas ingin meraih kemenangan. Kami harus fokus meraih poin penuh,” ucap Munster.
Skuad Persebaya memang tak akan lengkap. Di laga nanti, Persebaya akan tampil tanpa Ardi Idrus. Bek 32 tahun itu absen akibat akumulasi kartu. Tetapi, kondisi pemain yang cedera seperti Malik Risaldi dan Kadek Raditya sudah membaik.
Dari kubu lawan, Pelatih PSIS Gilbert Agius tidak mau sesumbar di laga kali ini. Pelatih asal Malta itu memilih untuk realistis. “Yang penting kami melakukan yang terbaik dan berusaha mendapat poin,” ujarnya dalam jumpa pers.
Dia tahu kalau mendapat poin di Surabaya bukanlah hal mudah. Apalagi Green Force sedang dalam kondisi bagus. Mereka baru saja meraih dua kemenangan beruntun.
“Persebaya juga baru saja keluar dari tekanan setelah beberapa laga gagal menang. Coach Paul Munster luar biasa, dia bisa menjalankan tugas dengan bagus,” terang Gilbert. (*)
Perkiraan Pemain
Persebaya (4-3-3): 21-Ernando Ari (g); 2-Arief Catur, 4-Dime Dimov, 15-Slavko Damjanovic, 25-Mikael Tata; 7-Francisco Rivera, 5-M. Rashid, 68-Toni Firmansyah; 17-Flavio Silva, 9-Rizky Dwi, 10-Bruno Moreira (c)
Pelatih: Paul Munster
PSIS (4-3-3): 26-Syahrul Fadil (g); 31-Rahmat Syawal, 45-Syihabuddin, 5-Jose Victor, 25-Sandy Ferizal; 56-Ridho Syuhada, 19-Alfeandra Dewangga, 29-Septian David (c); 14-Ryan Ardiansyah, 11-Sudi Abdillah, 7-Gali Freitas
Pelatih Gilbert Agius
Puluhan ibu rumah tangga (emak-emak) di Surabaya menjadi korban dugaan penipuan jual beli sembako fiktif.…
Puluhan jurnalis Surabaya dan Sidoarjo mengikuti Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist di iSTTS. Belajar pemanfaatan…
Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…
Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…
Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Surabaya sejak Selasa (3/2) sore hingga malam…
This website uses cookies.