Categories: Chindo

Kehangatan Natal di Pasar Atom Surabaya: Toleransi Beragama dan Tren Dekorasi Pink Jadi Daya Tarik

METROTODAY, SURABAYA – Suasana Natal mulai terasa di Surabaya, dan Pasar Atom menjadi salah satu pusat perburuan pernak-pernik Natal.

Berbagai toko berlomba-lomba menampilkan koleksi dekorasi yang memikat hati, menarik minat pembeli dari berbagai kalangan.

Uniknya, pembeli tidak hanya berasal dari kalangan yang merayakan Natal. Sulaiman, seorang warga Muslim, turut membeli pernak-pernik Natal untuk saudaranya yang beragama Kristen.

“Beli untuk keluarga, kita saling menghormati karena tujuan agama juga sama untuk kebaikan juga jadi mereka baik sebaiknya juga baik untuk mereka,” ujar Sulaiman, Jumat (28/11).

Meskipun muslim, setiap tahun, ia membeli pernak-pernik Natal dengan berbagai macam. Karena ia menghormati keluarganya yang setiap tahun juga memberikan bingkisan saat Idul Fitri.

Pada Natal kali ini Sulaiman membeli boneka Sinterklas dan lampu Natal. “Tahun kemarin pohon Cemara sama aksesoris. Ganti ganti belinya,” imbuhnya.

Ia berharap di tengah kemajemukan, masyarakat bisa saling menghormati dan menjaga persatuan satu sama lain. “Karena tujuan agama pasti kebaikan,” tegasnya.

Sulaiman juga akan merayakan Natal bersama dengan datang ke rumah saudara untuk mengucapkan selamat Natal.

“Karena keluarga juga majemuk, ada yang Kristen. Jadi keluarga Pancasila,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik toko ornamen Natal, Sujani, mengungkapkan bahwa tren penjualan pernak-pernik Natal tahun ini lebih mengarah ke Santa Claus, keramik, dan rusa.

Selain. Itu untuk warna juga ada perbedaan, Natal tahun ini orang lebih memilih warga pink.

“Lebih banyak ke warna pink. Karena setiap tahun sebelumnya merah dan hijau, peminatnya banyak. Jadi setiap tahun suasana dan kesannya berbeda,” jelasnya.

Sujani juga menambahkan bahwa peminat dekorasi dan pernak-pernik Natal meningkat. Harga yang dijual mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 20 juta.

“Sudah mulai ramai Oktober, luar pulau banyak seperti Papua Ambon, NTT yang pesan. Dalam kota ramainya Surabaya dan kota di Jawa Timur lainnya. Mereka biasanya membeli pohon natal,” tutur pemilik toko Sentosa Florist ini. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

58 minutes ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

20 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

22 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

23 hours ago

Mobil Innova Zenix Ditumpangi Dua Lansia Terguling Tabrak Tiang Lampu dan Pohon

Sebuah mobil Toyota Innova Zenix mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak tiang lampu penerangan jalan dan…

23 hours ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Ziarah dengan Paket Lengkap (2)

Cukup mudah menjangkau Desa Tambaksumur, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Di tengah ruas Jalan Tol Waru—Juanda,…

1 day ago

This website uses cookies.