Categories: Bumi Aulia

Sayyid Hasan Al-Madinah, Waliyullah Sidoarjo dari Desa Bohar; Pernah Menghilang Bertahun-tahun ke Madinah (3)

Selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447H, Metrotoday.id menayangkan kisah-kisah religi jejak para Auliya (Waliyullah) penyebar agama Islam di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Kisah ini bersumber dari buku ”Sidoarjo Bumi Aulia” karya Muh. Subhan dan Fathur Roziq.

===

Orang patut bertanya, mengapa Sayyid Hasan memiliki nama belakang Al-Madinah? Benarkah beliau berasal dari Madinah, Arab Saudi?

Pertanyaan tersebut tentu saja wajar, mengingat ulama-ulama Jawa umumnya tidak menyematkan nama daerah di belakang namanya. Kalaupun ada, nama tersebut rata-rata disematkan oleh pengikutnya untuk mempermudah mengingat. Selain itu juga untuk membedakan dengan ulama lain yang kebetulan memiliki kesamaan nama. Misalnya Mbah Kholil Bangkalan atau Syaikh Al-Baqir Geluran.

Menurut cerita dari K.H. Mas Muhammad Nur yang dituturkan oleh Qomaruddin, menjelaskan, ada cerita sendiri terkait nama Al-Madinah tersebut. Dikisahkan, pada usia 15 tahun Sayyid Hasan pernah menghilang. Tidak diketahui pasti di mana beliau berada. Setelah usianya menginjak 25 tahun, dia kembali lagi ke Segoropuro.

Sayyid Hasan pun ditanya, ke mana saja selama menghilang ? Sayyid Hasan mengaku bahwa dirinya belajar ilmu agama di Madinah, Arab Saudi. Maka, warga menyematkan nama Al-Madinah di belakang namanya menjadi Sayyid Hasan Al-Madinah. Setelah menikah, beliau diajak oleh sepupunya yaitu Syaikh Al-Baqir untuk menyebarkan agama Islam di Desa Bohar.

Lantunan doa terus
dikumandangkan selama prosesi ziarah berlangsung di makam Sayyid Hasan Al- Madinah. (Dite Surendra)

Karamah Sayyid Hasan Al Madinah

Salah satu pertanda pada diri seorang waliyullah yang dikenal oleh masyarakat adalah memiliki karamah (keistimewaan yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya yang saleh, yang bukan Nabi atau Rasul). Karamah sering kali berupa kejadian luar biasa yang menunjukkan kedekatan seorang hamba dengan Allah. Begitu pula yang terjadi pada Sayyid Hasan Madinah. Berikut ini adalah empat di antaranya:

Cat Bisa Berubah Warna Sendiri

Setelah Almaghfurlloh KH Mas Muchammad Nur Muchibbin mengadakan riyadloh, maka beliau meminta warga Bohar untuk mengadakan haul. KH Mas Muchammad Nur Muchibbin menentukan bahwa tanggal dan bulan pelaksanaannya, yakni setiap 10 Syawal. Haul pertama dilakukan pada 1988.

Nah, pada haul pertama itu, warga Desa Bohar berbondong-bondong mengadakan kerja bakti untuk membersihkan makam. Ketika itu, warga juga berinisatif untuk membangun pagar/jaroh area makam Sayyid Hasan agar mudah diketahui warga yang berziarah.

Warga bermusyawarah dan disepakati bahwa jaroh dengan warna hijau seperti warna bendera Nahdlatul Ulama (NU). Karenanya panitia haul rela bolak-balik ke sana kemari mencari cat yang cocok dengan yang dikehendaki warga. Rupanya tidak mudah juga kala itu mencari cat yang senada dengan bendera NU.

“Kalau tidak  terlalu tua, ya terlalu muda,” kenang Qomaruddin.

Sampai akhirnya warga harus rela pagar itu dicat dengan warna hijau yang lebih muda. Ketika petang, warga pun pulang ke rumah masing-masing. Betapa kaget warga Bohar saat mereka datang ke area makam esoknya. Tiba-tiba saja warna cat sudah senada dengan warna bendera NU, seperti yang mereka kehendaki. Padahal, kata dia, tak satu pun warga yang mengganti cat tersebut. Cerita lisan mengenai karamah Sayyid Hasan itu pun terus-menerus disampaikan kepada warga yang lain dan dikenang hingga kini. Apa saja karamah lainnya? (Bersambung)

(*) Materi artikel ini disadur dari buku Sidoarjo Bumi Aulia milik Bappeda Kabupaten Sidoarjo.

Naufal

Recent Posts

Karamah Sayyid Hasan Al-Madinah, Waliyullah Sidoarjo dari Desa Bohar; Bom Tak Meledak, Burung Jatuh Sendiri (4-Habis)

Sayyid Hasan Al-Madinah atau yang biasa dikenal dengan nama Sayyid Hasan Madinah adalah cicit dari…

25 minutes ago

Penerima PSSI Awards 2026: Rizky Ridho, Marteen Paes, hingga Jay Idzes

PSSI menggelar malam penganugerahan untuk insan sepak bola Indonesia dengan tajuk PSSI Awards. Sebanyak 17…

22 hours ago

DPKP Surabaya Tangani 77 Kejadian selama Libur Lebaran, Didominasi Evakuasi Hewan

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mencatat intensitas penanganan kedaruratan yang tetap terjaga…

2 days ago

John Herdman Janji Bawa Garuda Tembus Piala Dunia 2030: Ada 280 Juta Alasan untuk Itu!

Nahkoda baru Timnas, John Herdman, menyatakan bahwa skuad Garuda kini memasang target yang lebih berani…

2 days ago

Tradisi Lebaran Ketupat Turun Temurun di Kampung Nelayan Sukolilo Baru Surabaya, Wujud Syukur ke Sang Pencipta

Lebaran Ketupat merupakan tradisi turun temurun yang digelar seminggu setelah Idul Fitri oleh warga RW…

2 days ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (18): Ujian Terberat Menjaga Cahaya Umrah di Tanah Air

Kaki harus melangkah pulang, sementara hati masih ingin menetap. Seakan-akan ada bagian dari diri yang…

2 days ago

This website uses cookies.