IMG-20260228-WA0041
METROTODAY, SURABAYA – Jelang operasional angkutan Lebaran 2026, KAI Logistik melakukan pengiriman 12 unit lokomotif dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa.
Pengiriman ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap kelancaran mobilitas masyarakat pada masa angkutan puncak, sekaligus mendukung kesiapan operasional perkeretaapian.
Sebanyak 12 unit lokomotif tipe CC 206 dengan total bobot 1.056 ton (setiap unit memiliki berat sekitar 88 ton) dikirim secara bertahap dengan perencanaan teknis komprehensif dan koordinasi lintas fungsi terintegrasi.
Distribusi dimulai sejak 18 Februari 2026, dengan rute dari Depo Gerbong Rejosari Divre IV Tanjungkarang menuju Stasiun JICT wilayah Daop 1 Jakarta.
Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar, menyatakan bahwa pengiriman ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung penyelenggaraan angkutan Lebaran yang andal.
“Kami memastikan seluruh proses pengiriman berjalan sesuai standar keselamatan dan operasional yang ketat. Dengan bobot dan nilai aset yang signifikan, setiap tahapan dirancang secara presisi untuk menjamin keamanan dan ketepatan waktu,” ujarnya, Sabtu (28/2).
Ia menjelaskan bahwa proses pengiriman ditargetkan selesai sesuai rencana operasional, dengan peluang percepatan melalui pola kerja optimal dan efisien.
Sebagai perusahaan yang telah mengantongi izin Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM), KAI Logistik mampu mengintegrasikan skema multimoda dalam proses distribusi.
Fleksibilitas ini memungkinkan pemilihan moda transportasi yang paling efektif, mulai dari kereta api hingga trucking, termasuk penggunaan trailer untuk gerbong datar dan truk multi axle untuk pengiriman lokomotif, sekaligus menjaga standar keselamatan.
Pengiriman kali ini melanjutkan rekam jejak positif perusahaan setelah sebelumnya berkontribusi dalam pengiriman 7 lokomotif pada periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
“Kepercayaan berkelanjutan ini menjadi bukti kapabilitas kami dalam menangani pengiriman sarana perkeretaapian bernilai tinggi secara profesional, andal, dan terintegrasi,” tuturnya.
Dalam pelaksanaannya, KAI Logistik mengerahkan tim ahli tersertifikasi di bidang manajemen rantai pasok dan pengelolaan pengiriman.
Seluruh proses dilindungi asuransi sebagai mitigasi risiko, serta diawasi melalui mekanisme joint inspection saat keberangkatan dan penerimaan untuk memastikan kondisi lokomotif sesuai standar.
“Sebagai bagian dari ekosistem perkeretaapian nasional, KAI Logistik akan terus berkomitmen menghadirkan layanan logistik yang aman, tepat waktu, dan bernilai tambah. Sinergi ini diharapkan semakin memperkuat kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026, sehingga mobilitas masyarakat selama periode tersebut dapat berlangsung lancar, aman, dan optimal,” pungkasnya. (ahm)
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat dalam sebuah forum…
MENURUT ilmu tasawuf, karomah atau kelebihan Mbah Ud atau KH. Ali Mas’ud ini adalah kelebihan…
Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dan truk kontainer terjadi di Jalan Tambak Osowilangun, Surabaya,…
Peringatan pertempuran laut Jawa yang menewaskan 915 tentara Angkatan Laut Belanda pada 27 Februari 1942…
MBAH UD atau K.H. Ali Mas’ud juga dikenal mampu membaca pikiran dan perasaan seseorang meski…
Pengelolaan sampah di Kabupaten Sidoarjo mendapat pengakuan pemerintah pusat. Di antara total 514 kabupaten/kota se-Indonesia,…
This website uses cookies.