METROTODAY, LOMBOK – Kejutan besar mewarnai gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Pabrikan asal Italia, Aprilia, mencatatkan dominasi mutlak di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Minggu (11/10/2026), setelah empat pembalapnya berhasil menyapu bersih posisi empat besar pada race atau balapan utama.
Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, tampil luar biasa dengan keluar sebagai juara usai melahap 27 putaran dengan catatan waktu 40 menit 46,582 detik. Bezzecchi unggul 4,260 detik atas Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia) yang finis sebagai runner-up, disusul Jorge Martin (Aprilia Racing) di podium ketiga, serta Ai Ogura (Trackhouse Aprilia) di posisi keempat.
Dominasi mutlak motor RS-GP ini menjadi sejarah tersendiri bagi Aprilia sepanjang keikutsertaan mereka di kelas utama MotoGP.
Awal balapan sebenarnya dikuasai oleh Raul Fernandez yang memulai dari pole position. Pembalap asal Spanyol tersebut sukses mempertahankan posisi terdepan selepas start, terus dibayangi ketat oleh Bezzecchi di urutan kedua.
Intensitas tekanan Bezzecchi akhirnya membuahkan hasil pada lap ke-19. Lewat manuver yang bersih, Bezzecchi mengambil alih pimpinan balapan dan langsung membuka jarak hingga menyentuh garis finis pertama kali.
Sementara itu, persaingan sengit juga terjadi di papan atas klasemen. Jorge Martin yang mengawali balapan dari posisi kelima tampil agresif dengan menyalip Marc Marquez pada lap ketiga. Martin berhasil mempertahankan posisi ketiga hingga finis, sedangkan Marc Marquez harus puas mengakhiri balapan di urutan keenam di belakang Pedro Acosta.
Hasil ini memicu perubahan di puncak klasemen sementara MotoGP 2026. Jorge Martin resmi mengkudeta Marc Marquez dari posisi teratas dengan koleksi 355 poin, unggul tipis dua angka dari Marquez (353 poin). Sementara Bezzecchi makin memantapkan posisinya di peringkat ketiga dengan 309 poin.
Sirkuit Mandalika Pecahkan Rekor 157 Ribu Penonton
Tak hanya persaingan di lintasan yang panas, gelaran MotoGP Mandalika 2026 juga mengukir rekor baru di luar trek. Total kehadiran penonton selama tiga hari penyelenggaraan menembus angka 157.875 orang, mencatatkan jumlah penonton tertinggi sejak Mandalika pertama kali menggelar MotoGP pada 2022.
Berdasarkan data resmi Dorna, lonjakan penonton terjadi secara bertahap. Pada hari pertama (Jumat, 9/10) tercatat 39.510 penonton, kemudian hari kedua (Sabtu, 10/10) 53.296 penonton dan hari ketiga atau race day (Minggu, 11/10) mencapai 65.069 penonton.
Pencapaian ini melampaui rekor-rekor edisi sebelumnya, yakni mulai 2022 (102.801), 2023 (102.929), 2024 (121.252), hingga 2025 (140.324).
Antusiasme tinggi masyarakat tak lepas dari makin sengitnya perebutan gelar juara dunia serta hadirnya pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Aji, yang turut berlaga di rangkaian ajang akhir pekan tersebut.
Hadir langsung di sirkuit, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan penyelenggaraan ajang balap dunia ini.
“Luar biasa! Breaking record, 157 ribu penonton! Tepuk tangannya buat semua!” ujar Erick di Jakarta, Minggu (11/10).
Erick menilai rekor penonton ini membuktikan bahwa Mandalika memiliki daya tarik besar sekaligus memperkuat posisi Indonesia di peta olahraga internasional.
Mengenai kelanjutan dan perpanjangan kontrak MotoGP di Mandalika, Erick menegaskan bahwa evaluasi penuh akan dilaporkan terlebih dahulu kepada Presiden.
“Soal perpanjangan kontrak nanti kita tunggu putusan Bapak Presiden, ya. Mudah-mudahan nanti biar beliau yang menyampaikan. Tapi ya, kita pasti dukung, karena ini event yang bagus,” pungkasnya. (mt)


