4 February 2026, 11:03 AM WIB

Jalur Pekalongan Mulai Dibuka Terbatas, Perjalanan Sejumlah KA Jarak Jauh Ini Masih Dibatalkan

METROTODAY, SURABAYA – Jalur kereta api (KA) melalui Pekalongan yang terendam banjir kini sudah bisa dilalui dengan kecepatan terbatas. Namun, untuk mengatasi penumpukan perjalanan KA akibat dampak bencana sebelumnya, Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya masih membatalkan sejumlah perjalanan KA jarak jauh hingga Senin (19/1).

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa pembatalan tersebut merupakan dampak dari banjir yang sebelumnya merendam jalur KA di lintas utara, yang menyebabkan potensi kelambatan tinggi sehingga perlu dilakukan optimalisasi untuk mengurangi dampak pada perjalanan KA lainnya.

“Adapun KA yang jadwalnya dibatalkan meliputi KA (7003A) Sembrani Tambahan tujuan Surabaya Pasar Turi – Gambir, KA (263) Ambarawa Ekspres tujuan Surabaya Pasar Turi – Semarang Poncol, KA (1B) Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya Pasar Turi – Gambir, KA (35) Gajayana tujuan Malang – Gambir, dan KA (7001A) Gajayana tambahan tujuan Malang – Gambir,” terangnya, Senin (19/1).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa meskipun jalur KA di lintas utara sudah dapat dilalui kembali, dampak sebelumnya masih memengaruhi kelancaran perjalanan.

“Saat ini kondisi jalur KA sudah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas dan bergantian dengan perjalanan KA lainnya, namun dengan demikian pembatalan perjalanan sejumlah kereta api ini terpaksa dilakukan karena untuk mengantisipasi adanya banyaknya kelambatan KA yang beroperasi,” tuturnya.

Selain pembatalan, KAI juga melakukan optimalisasi rangkaian KA untuk menyesuaikan kondisi lapangan.

KA yang diatur ulang formasi rangkaiannya antara lain KA Harina tujuan Surabaya Pasar Turi – Bandung, KA Gumarang tujuan Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen Jakarta, dan KA Arjuno Ekspres tujuan Malang – Surabaya Gubeng.

Pihaknya terus memantau kondisi operasional dan petugas tetap siaga untuk memastikan keselamatan.

“Kami terus melakukan pemantauan operasional perjalanan jalur KA yang mulai dapat dilewati beberapa KA meski dengan menggunakan kecepatan terbatas.

Petugas kami terus siaga untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi hingga perjalanan kereta api kembali dioperasikan secara normal,” katanya.

KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyaman yang terjadi dan memberikan kemudahan layanan bagi pelanggan terdampak.

“Penumpang yang telah memiliki tiket untuk KA yang dibatalkan dapat melakukan refund 100 persen di luar biaya pemesanan, atau melakukan reschedule tanpa biaya tambahan. Proses tersebut dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, loket stasiun, maupun Contact Center 121,” jelas Mahendro.

Petugas pelayanan juga telah disiagakan di stasiun untuk memberikan informasi dan pendampingan.

Mahendro menegaskan bahwa keselamatan dan keandalan layanan menjadi prioritas utama, serta mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi terbaru melalui kanal resmi KAI.

“KAI mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi terbaru terkait perjalanan kereta api melalui kanal resmi KAI agar dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik,” pungkasnya. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Jalur kereta api (KA) melalui Pekalongan yang terendam banjir kini sudah bisa dilalui dengan kecepatan terbatas. Namun, untuk mengatasi penumpukan perjalanan KA akibat dampak bencana sebelumnya, Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya masih membatalkan sejumlah perjalanan KA jarak jauh hingga Senin (19/1).

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa pembatalan tersebut merupakan dampak dari banjir yang sebelumnya merendam jalur KA di lintas utara, yang menyebabkan potensi kelambatan tinggi sehingga perlu dilakukan optimalisasi untuk mengurangi dampak pada perjalanan KA lainnya.

“Adapun KA yang jadwalnya dibatalkan meliputi KA (7003A) Sembrani Tambahan tujuan Surabaya Pasar Turi – Gambir, KA (263) Ambarawa Ekspres tujuan Surabaya Pasar Turi – Semarang Poncol, KA (1B) Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya Pasar Turi – Gambir, KA (35) Gajayana tujuan Malang – Gambir, dan KA (7001A) Gajayana tambahan tujuan Malang – Gambir,” terangnya, Senin (19/1).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa meskipun jalur KA di lintas utara sudah dapat dilalui kembali, dampak sebelumnya masih memengaruhi kelancaran perjalanan.

“Saat ini kondisi jalur KA sudah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas dan bergantian dengan perjalanan KA lainnya, namun dengan demikian pembatalan perjalanan sejumlah kereta api ini terpaksa dilakukan karena untuk mengantisipasi adanya banyaknya kelambatan KA yang beroperasi,” tuturnya.

Selain pembatalan, KAI juga melakukan optimalisasi rangkaian KA untuk menyesuaikan kondisi lapangan.

KA yang diatur ulang formasi rangkaiannya antara lain KA Harina tujuan Surabaya Pasar Turi – Bandung, KA Gumarang tujuan Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen Jakarta, dan KA Arjuno Ekspres tujuan Malang – Surabaya Gubeng.

Pihaknya terus memantau kondisi operasional dan petugas tetap siaga untuk memastikan keselamatan.

“Kami terus melakukan pemantauan operasional perjalanan jalur KA yang mulai dapat dilewati beberapa KA meski dengan menggunakan kecepatan terbatas.

Petugas kami terus siaga untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi hingga perjalanan kereta api kembali dioperasikan secara normal,” katanya.

KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyaman yang terjadi dan memberikan kemudahan layanan bagi pelanggan terdampak.

“Penumpang yang telah memiliki tiket untuk KA yang dibatalkan dapat melakukan refund 100 persen di luar biaya pemesanan, atau melakukan reschedule tanpa biaya tambahan. Proses tersebut dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, loket stasiun, maupun Contact Center 121,” jelas Mahendro.

Petugas pelayanan juga telah disiagakan di stasiun untuk memberikan informasi dan pendampingan.

Mahendro menegaskan bahwa keselamatan dan keandalan layanan menjadi prioritas utama, serta mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi terbaru melalui kanal resmi KAI.

“KAI mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi terbaru terkait perjalanan kereta api melalui kanal resmi KAI agar dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik,” pungkasnya. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait