4 February 2026, 7:55 AM WIB

Pelatih Anyar Timnas Pastikan Piala AFF Jadi Ajang Unjuk Skill Pemain Liga Domestik

METROTODAY, JAKARTA – Tantangan besar sudah langsung menyambut John Herdman begitu diperkenalkan sebagai pelatih anyar tim nasional Indonesia. Paling dekat adalah ajang Piala AFF 2026 di pertengahan tahun.

Piala AFF menjadi salah satu turnamen penting yang akan dihadapi Herdman bersama skuad Garuda. Meski hanya kompetisi di tingkat kawasan, ajang tersebut menyimpan sejumlah rintangan yang kerap tak diperhitungkan pelatih di luar Asia Tenggara.

Tantangan tersebut di antaranya karena digelar di luar kalender FIFA Matchday. Berdasar pengalaman sebelumnya, menyimpan potensi kesulitan berupa susahnya pemanggilan pemain utama.

Nah, Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Pada periode tersebut, agenda kompetisi klub di ajan domestik masing-masing, termasuk di Indonesia, sedang berjalan.

“Sulit membawa pemain tier satu dan dua untuk turnamen di Juli dan Agustus. Karena mereka memiliki komitmen dengan klubnya, juga berada di luar kalender FIFA,” ujar Herdman saat jumpa pers perkenalan dirinya di Jakarta Selasa (13/1).

Namun, dia memiliki pandangan lain. Hal itu justru bisa menjadi keuntungan baginya sebagai orang baru di sepak bola tanah air.

Pelatih asal Inggris tersebut menilai Piala AFF justru menjadi momentum untuk mengamati pemain yang bertarung di liga local. Diab isa mengukur kedalaman skuad yang tersedia untuk timnas Indonesia.

“Saya melihat turnamen di Agustus ini sebagai kesempatan bagus untuk memahami seberapa dalam kolam talenta yang dimiliki Indonesia,” imbuhnya.

Karena itu, bukan sebuah kejutan jika nantinya Herdman memanfaatkan Piala AFF untuk memanggil pemain-pemain yang berkompetisi di liga domestik. Pemain yang tidak mendapatkan kesempatan tampil pada FIFA Matchday Maret dan Juni juga akan dilirik. Menurut Herdman, Piala AFF sangat ideal bagi pelatih baru untuk membangun fondasi tim. Dia pun menilai Piala AFF serupa dengan turnamen Gold Cup di kawasan CONCACAF. Dalam turnamen semacam itu, pemain bintang biasanya sulit dilepas oleh klub.

Piala AFF 2026 akan menggunakan sistem kandang dan tandang pada fase grup secara acak. Sementara itu, babak semifinal dan final juga akan digelar dengan format kandang dan tandang. Sepanjang keikutsertaan Indonesia di Piala AFF sejak 1996, tim Merah Putih belum pernah meraih gelar juara. Prestasi terbaik Garuda adalah enam kali menjadi finalis. (*)

 

 

METROTODAY, JAKARTA – Tantangan besar sudah langsung menyambut John Herdman begitu diperkenalkan sebagai pelatih anyar tim nasional Indonesia. Paling dekat adalah ajang Piala AFF 2026 di pertengahan tahun.

Piala AFF menjadi salah satu turnamen penting yang akan dihadapi Herdman bersama skuad Garuda. Meski hanya kompetisi di tingkat kawasan, ajang tersebut menyimpan sejumlah rintangan yang kerap tak diperhitungkan pelatih di luar Asia Tenggara.

Tantangan tersebut di antaranya karena digelar di luar kalender FIFA Matchday. Berdasar pengalaman sebelumnya, menyimpan potensi kesulitan berupa susahnya pemanggilan pemain utama.

Nah, Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Pada periode tersebut, agenda kompetisi klub di ajan domestik masing-masing, termasuk di Indonesia, sedang berjalan.

“Sulit membawa pemain tier satu dan dua untuk turnamen di Juli dan Agustus. Karena mereka memiliki komitmen dengan klubnya, juga berada di luar kalender FIFA,” ujar Herdman saat jumpa pers perkenalan dirinya di Jakarta Selasa (13/1).

Namun, dia memiliki pandangan lain. Hal itu justru bisa menjadi keuntungan baginya sebagai orang baru di sepak bola tanah air.

Pelatih asal Inggris tersebut menilai Piala AFF justru menjadi momentum untuk mengamati pemain yang bertarung di liga local. Diab isa mengukur kedalaman skuad yang tersedia untuk timnas Indonesia.

“Saya melihat turnamen di Agustus ini sebagai kesempatan bagus untuk memahami seberapa dalam kolam talenta yang dimiliki Indonesia,” imbuhnya.

Karena itu, bukan sebuah kejutan jika nantinya Herdman memanfaatkan Piala AFF untuk memanggil pemain-pemain yang berkompetisi di liga domestik. Pemain yang tidak mendapatkan kesempatan tampil pada FIFA Matchday Maret dan Juni juga akan dilirik. Menurut Herdman, Piala AFF sangat ideal bagi pelatih baru untuk membangun fondasi tim. Dia pun menilai Piala AFF serupa dengan turnamen Gold Cup di kawasan CONCACAF. Dalam turnamen semacam itu, pemain bintang biasanya sulit dilepas oleh klub.

Piala AFF 2026 akan menggunakan sistem kandang dan tandang pada fase grup secara acak. Sementara itu, babak semifinal dan final juga akan digelar dengan format kandang dan tandang. Sepanjang keikutsertaan Indonesia di Piala AFF sejak 1996, tim Merah Putih belum pernah meraih gelar juara. Prestasi terbaik Garuda adalah enam kali menjadi finalis. (*)

 

 

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait