4 February 2026, 9:55 AM WIB

Gus Ipul: PBNU Sudah Rukun, Muktamar Tunggu Kabar Gus Yahya dan KH Miftachul Akhyar

METROTODAY, SURABAYA – Konflik internal di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhirnya telah mencair dan berakhir damai, dengan pihak berkonflik sepakat untuk bersama-sama memajukan NU. Penentuan pelaksanaan muktamar NU ke-35 selanjutnya akan dibahas secara khusus oleh Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).

“Ya nanti akan dibicarakan lebih lanjut pada saat ini. Belum bisa, nanti tunggu KH. Miftachul Akhyar dengan Gus Yahya. Ya nanti akan ada disampaikan pada saatnya,” ungkap Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Syaifullah Yusuf saat ditemui di Surabaya, Senin (29/12).

Gus Ipul sapaan akrabnya mengaku bahagia melihat kerukunan antar pengurus PBNU setelah pertemuan jajaran PBNU di Ponpes Miftachussunnah Surabaya. “Alhamdulillah sudah kumpul, kita sudah khusyuk, rukun, makan bersama, shalawatan. Alhamdulillah. Dan nanti ke depannya seperti apa, tunggu saja penjelasan nanti dari KH. Miftachul Akhyar dengan Gus Yahya,” jelasnya.

Pertemuan kedua kalinya antara Gus Yahya dan KH. Miftachul telah dilakukan pada Minggu (28/12) di kediaman KH. Miftachul di kompleks Ponpes Miftachussunnah, Jalan Kedung Tarukan, Surabaya. Pertemuan itu difokuskan pada silaturahmi dan penguatan suasana batin kebersamaan PBNU, sementara langkah organisasi ke depan akan dibahas secara terpisah.

Sebelumnya, kedua tokoh tersebut juga telah bertemu di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis (25/12). Pertemuan itu dihadiri oleh para kiai sepuh, jajaran mustasyar, rais syuriyah, dan katib syuriah PBNU, yang antara lain menghasilkan kesepakatan mempercepat penyelenggaraan muktamar ke-35. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Konflik internal di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhirnya telah mencair dan berakhir damai, dengan pihak berkonflik sepakat untuk bersama-sama memajukan NU. Penentuan pelaksanaan muktamar NU ke-35 selanjutnya akan dibahas secara khusus oleh Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).

“Ya nanti akan dibicarakan lebih lanjut pada saat ini. Belum bisa, nanti tunggu KH. Miftachul Akhyar dengan Gus Yahya. Ya nanti akan ada disampaikan pada saatnya,” ungkap Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Syaifullah Yusuf saat ditemui di Surabaya, Senin (29/12).

Gus Ipul sapaan akrabnya mengaku bahagia melihat kerukunan antar pengurus PBNU setelah pertemuan jajaran PBNU di Ponpes Miftachussunnah Surabaya. “Alhamdulillah sudah kumpul, kita sudah khusyuk, rukun, makan bersama, shalawatan. Alhamdulillah. Dan nanti ke depannya seperti apa, tunggu saja penjelasan nanti dari KH. Miftachul Akhyar dengan Gus Yahya,” jelasnya.

Pertemuan kedua kalinya antara Gus Yahya dan KH. Miftachul telah dilakukan pada Minggu (28/12) di kediaman KH. Miftachul di kompleks Ponpes Miftachussunnah, Jalan Kedung Tarukan, Surabaya. Pertemuan itu difokuskan pada silaturahmi dan penguatan suasana batin kebersamaan PBNU, sementara langkah organisasi ke depan akan dibahas secara terpisah.

Sebelumnya, kedua tokoh tersebut juga telah bertemu di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis (25/12). Pertemuan itu dihadiri oleh para kiai sepuh, jajaran mustasyar, rais syuriyah, dan katib syuriah PBNU, yang antara lain menghasilkan kesepakatan mempercepat penyelenggaraan muktamar ke-35. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait