Categories: Surabaya

Prof Nuh Beri Wejangan ke Direktur Baru RSI A Yani Surabaya: Jangan Bedakan Pasien BPJS dan Non BPJS

METROTODAY, SURABAYA – Direktur Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya A. Yani resmi berganti kepemimpinan. dr. Hendro Soelistijono, MM., M.Kes menjabat sebagai pemimpin baru untuk masa bakti 2026-2030.

Sebelumnya posisi ini dijabat oleh dr. Dodo Anondo, MPH, FISQua. Pelantikan digelar di Gedung Tower lantai 12 rumah sakit yang kerap disebut RSI Wonokromo tersebut.

Dalam acara pelantikan, Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis) Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh memberikan wejangan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, dengan fokus pada keselamatan dan kenyamanan pasien.

Ia menekankan pentingnya menghargai setiap pasien tanpa membedakan status BPJS atau non BPJS.

“Pasien harus kita hargai, hormati, sayangi, jangan membedakan pasien BPJS dan non BPJS. Jadikan pasien orang perorangan menjadi keluarga,” tuturnya, Sabtu (10/1).

Prof. Nuh juga menyatakan bahwa kualitas sumber daya manusia dokter spesialis di RSI tidak kalah dengan rumah sakit lain dan berharap rumah sakit ini dapat menjadi simbol bagi jaringan Nahdlatul Ulama.

“InsyaAllah akan menjadi simbol rumah sakit yang ada di jaringan Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

RSI A. Yani melayani sekitar 400-500 pasien rawat jalan setiap hari, dengan total pasien termasuk rawat inap mencapai sekitar 1000 orang per hari.

Menurutnya, jika pasien merasa nyaman dan tarif terjangkau, mereka akan merekomendasikan rumah sakit ini kepada orang terdekat.

“Harapannya layanan terbaik yang diberikan nantinya dapat membuat pasien bercerita kepada orang lain, sehingga mereka yang sakit akan datang ke RSI Surabaya A. Yani,” harap Prof. Nuh.

Rumah sakit ini telah menunjukkan progres signifikan dan mampu bersaing dengan yang lain di Surabaya, bahkan telah naik dari tipe C menjadi tipe B.

Sementara itu, direktur baru dr. Hendro Soelistijono menyampaikan rasa syukur setelah pelantikan dan mengakui bahwa pesan yang diberikan menjadi pekerjaan rumah besar, terutama di era disrupsi yang menghadirkan tantangan semakin besar.

“Alhamdulillah sudah selesai pelantikan, banyak pesan yang diberikan kepada kami menjadi PR yang luar biasa. Di era disrupsi, tantangan rumah sakit semakin besar, jadi perlu upaya yang tidak hanya biasa tapi lebih masif seperti yang disampaikan Prof Nuh,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa akan segera mengambil langkah-langkah untuk menjadikan RSI Surabaya sebagai rumah sakit terbaik dengan pengalaman pasien yang baik, bertujuan meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien sekaligus menjamin keselamatan mereka.

Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, dr. Hendro berencana memetakan jenis pelayanan unggulan sesuai dengan program pemerintah pada tahun ini.

“Dalam tahun ini kita akan memetakan terkait jenis pelayanan apa yang akan kita jadikan unggulan sesuai dengan program pemerintah. Transformasi pelayanan kesehatan dimulai dengan pelayanan yang memiliki kompetensi layak dijadikan rujukan. Insyaallah RSI Surabaya memiliki sumber daya untuk memberikan pelayanan unggulan dan tahun ini segera diluncurkan,” jelasnya.

Menanggapi kompetisi yang semakin ketat dengan munculnya banyak rumah sakit baru di Surabaya, ia menekankan pentingnya diferensiasi untuk menarik pasien.

“Prinsipnya ada diferensiasi, artinya tidak boleh biasa-biasa saja, ada pembeda yang lain. Kenapa harus datang ke RSI itu yang harus dijawab seluruh komponen di RSI. Contohnya, kita harus berupaya kuat untuk memberi pengalaman terbaik bagi pasien yang hadir di RSI,” ujarnya.

RSI A. Yani Surabaya memiliki lebih dari 100 dokter umum dan spesialis, meliputi spesialis kedokteran gigi anak, anak, urologi, paru, mata, kulit dan kelamin, jantung, bedah umum, bedah TKV, bedah plastik, rehab medik, saraf, bedah anak, estetika, serta jiwa. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Kenjeran Jadi Saksi Lahirnya Laboratorium Keliling Deteksi Ancaman Mikroplastik

Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.

3 minutes ago

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

32 minutes ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

1 hour ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

2 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

10 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

13 hours ago

This website uses cookies.