Categories: Surabaya

Tournamen Gim MLBB antar Siswa di Surabaya, Jaga Keseimbangan Belajar dan Minat Anak Muda

METROTODAY, SURABAYA – Pemkot Surabaya memberikan dukungan penuh terhadap gelaran Grand Tournament Mobile Legends Bang Bang (MLBB) Goes To School 2025. Acara puncak yang mempertemukan talenta muda tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini berlangsung di Atrium Tunjungan Plaza 3, Surabaya mulai Kamis (8/1) hingga Minggu (11/1).

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menekankan pentingnya keseimbangan antara hobi bermain game dan kewajiban akademik, yang senada dengan slogan utama acara ini yakni Belajar Dulu Baru Mabar.

“Saya ingin slogan itu benar-benar diresapi di dalam hati. Kalau tidak belajar, jangan boleh main bareng (mabar). Kami menitipkan pesan ini kepada bapak dan ibu guru untuk membantu pengawasan agar anak-anak kita tetap sehat dalam menggunakan gadget,” ujar Febrina.

Febrina menjelaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang adu ketangkasan di dalam game, melainkan sarana pembentukan karakter bagi para peserta. Melalui kompetisi ini, siswa diajarkan untuk menjunjung nilai sportivitas, kerja sama tim, disiplin, hingga pengendalian emosi.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membentuk generasi muda yang berprestasi dan memiliki karakter baik, serta mampu menyeimbangkan antara akademik, minat, dan dunia esport. Ini adalah langkah awal menuju prestasi profesional, bahkan hingga ke tingkat SEA Games nantinya,” harapnya.

Program ini melibatkan lebih dari 300 sekolah tingkat SD dan SMP di Surabaya. Para siswa didampingi oleh para Teacher Ambassador atau guru yang telah dibekali pemahaman untuk menjadi pengawas dan pendamping agar aktivitas bermain game tetap terukur dan positif.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Ekosistem Gim Moonton Games, Erina Tan mengungkapkan rasa bangganya atas antusiasme yang muncul di Jawa Timur, khususnya Surabaya. Ia mencatat pertumbuhan pesat jumlah pengajar yang terlibat dalam program teacher ambassador.

“Kita mulai dari hanya 50 guru, dan sekarang sudah berkembang menjadi 328 guru di Surabaya dan sekitarnya (Sidoarjo, Gresik, Jombang, Kediri, Malang, dan Mojokerto). Peran guru sangat krusial untuk memastikan esport berjalan selaras dengan nilai pendidikan,” ungkap Erina.

Erina menambahkan bahwa Moonton berkomitmen membangun ekosistem yang aman dan terstruktur, dengan tujuan utama membangun ekosistem esport yang berpusat pada pendidikan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa minat anak-anak bisa diarahkan menjadi aktivitas yang bermanfaat tanpa harus mengesampingkan pendidikan formal,” jelasnya.

Ia berharap, siswa yang berpartisipasi dalam turnamen ini dapat menjadi sumber inspirasi untuk terus bertumbuh, bukan hanya sebagai pemain tetapi juga sebagai pribadi yang berkarakter.

“Kepada para guru dan pihak sekolah, kami mengucapkan terima kasih atas peran, dedikasi, dan kepercayaan yang diberikan. Kalian adalah pelopor dan tonggak terpenting dalam membentuk dan mengarahkan program ini,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Atasi Banjir di Surabaya Selatan, Pemkot Fokus Penyambungan Saluran dan Penyamaan Ketinggian Air

Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…

8 hours ago

Anas Karno Resmi Jabat Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya

Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…

8 hours ago

Gantikan Adi Sutarwijono, Syaifuddin Zuhri Dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya, Fokus Optimalisasi Pendapatan Daerah

Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

8 hours ago

Kelihaian Perempuan Mengubah Diam Menjadi Emas

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…

10 hours ago

Pakar: Pengelolaan Budaya Surabaya Dinilai Masih Fase Transisi

Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…

1 day ago

KAI Uji Coba Biodiesel B50 di KA Sembrani, Performa Tetap Optimal di Jalur Surabaya – Jakarta

PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…

1 day ago

This website uses cookies.