Categories: Surabaya

Pemkot Ungkap Penyebab Banjir di Beberapa Wilayah di Surabaya, Minggu Malam

METROTODAY, SURABAYA – Hujan deras yang mengguyur kota Surabaya sejak Minggu (4/2) sore menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir.

Kawasan langganan banjir di Simo Kalangan, tepatnya di bawah jalan tol, terendam air hingga sepinggang orang dewasa. Terlihat seorang pengendara sepeda motor mendorong kendaraannya yang mogok setelah menerjang genangan.

Selain Simo Kalangan, kawasan Simomulyo juga terkena dampak serupa akibat luapan air sungai yang memenuhi jalan raya. Warga keluar rumah untuk mengantisipasi derasnya luapan air. Hingga pukul 20.20 WIB, banjir di kawasan Simo belum sepenuhnya surut meskipun ketinggian air sudah berkurang.

“Waktu kemarin hujannya deras ya tapi lebih parah (tinggi air) sekarang infonya ada tanggul yang jebol jadi parah banjirnya,” ujar Septi, salah satu warga Simo Kalangan.

Ia berharap Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi segera menangani permasalahan yang terjadi setiap musim hujan. “Ya tapi seperti tahun 2024 banjirnya juga parah seperti ini. Tapi ini lebih parah. Mohon bapak wali kota segera bertindak dicari titik permasalahannya,” jelasnya.

Banjir juga melanda kawasan Rungkut Menanggal dengan durasi yang lebih lama dari biasanya. “Biasanya cepat surut tapi kali ini agak lama banjirnya sampai malam. Gak tahu kenapa ini?,” tutur Aris, warga Rungkut.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Hidayat Syah mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerjunkan mobil penyedot air (mobil) untuk mengatasi banjir di Simo Kalangan.

Menurutnya, ketinggian banjir di kawasan tersebut sekitar 20 cm dan mulai surut sejak pukul 19.30 WIB. “Di sana (kawasannya) ada cekungan, seperti mangkuk. Di atasnya enggak. Sekarang sudah mulai surut,” ujarnya.

Hidayat menjelaskan bahwa permasalahan tersebut terkait proyek diversi Gunung Sari-Babat Jerawat yang belum tersambung. “Kan ada diversi Gunung Sari sampai Pakal belum nyambung, tahun ini akan kita bangun. Setelah itu insyaallah lancar airnya,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Kenjeran Jadi Saksi Lahirnya Laboratorium Keliling Deteksi Ancaman Mikroplastik

Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.

17 minutes ago

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

46 minutes ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

2 hours ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

2 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

10 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

13 hours ago

This website uses cookies.