Ekskavator terlihat tenggelam di waduk SIER Rungkut Surabaya karena tingginya debit air. Beruntung tidak ada korban jiwa. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Satu unit alat berat ekskavator seberat puluhan ton tenggelam di area waduk kawasan industri milik PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER).
Ekskavator tersebut difungsikan untuk mengeruk sedimentasi di area waduk PT SIER. Proyek pengerukan ini bertujuan agar waduk lebih banyak menampung air hujan yang turun di kawasan industri milik negara tersebut.
Salah satu pekerja proyek pengerukan sedimentasi, Yanto, mengatakan bahwa ekskavator tenggelam saat malam hari atau istirahat operasi, sehingga tidak ada korban jiwa. “Kejadiannya malam saat istirahat, tiba-tiba ada laporan jika ekskavator tenggelam,” katanya.
Sementara itu, Kepala Divisi Pengawasan Operasional dan K3L PT SIER Andi Panji Arianto, membantah bahwa tenggelamnya ekskavator disebabkan kebocoran pon ton atau pelampung.
Menurutnya, penyebabnya adalah tingginya curah hujan saat itu yang membuat ekskavator hilang keseimbangan dan akhirnya tenggelam.
Ia juga menegaskan bahwa proyek pendalaman waduk telah dijalankan sesuai prosedur keselamatan dan ketentuan K3L.
“Inspeksi terhadap alat, termasuk ponton penyangga ekskavator, telah dilakukan sebelum pekerjaan dimulai. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” jelasnya.
Terkait dengan ekskavator belum dievakuasi selama seminggu, Andi menjelaskan tenggelamnya sekitar seminggu lalu, tapi bukan berarti dibiarkan tenggelam, namun berdasarkan keterangan kontraktor yang telah ditunjuk untuk mengerjakan proyek tersebut, mengalami kesulitan mendatangkan unit alat berat untuk evakuasi karena ada kebijakan pembatasan armada angkutan saat momen nataru.
“Kami sudah pengerjaan proyek sesuai standar yang ditentukan, sehingga murni karena cuaca hujan tinggi yang menyebabkan debit air di waduk meninggi,” pungkasnya. (ahm)
Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.
Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…
Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…
Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…
Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…
Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…
This website uses cookies.