Massa melakukan penjarakan dan merusak fasilitas yang ada di Grahadi. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Gedung Negara Grahadi Surabaya masih dilanda kobaran api akibat lemparan bom molotov yang membakar sisi kiri bangunan, tepat di samping SMA Trimurti. Kebakaran melanda ruang kerja Wakil Gubernur Jawa Timur dan ruang pokja wartawan.
Setelah membakar bangunan, massa yang beringas juga melakukan penjarahan dan perusakan. Mereka menjarah berbagai barang, termasuk komputer di ruang pokja hingga menghancurkannya.
Beberapa wartawan juga mengingatkan massa bahwa ruangan tersebut adalah area khusus wartawan, namun peringatan itu tidak diindahkan.
Selain penjarahan, massa juga melakukan perusakan fasilitas umum, termasuk rambu jalan dan aksi vandalisme di sekitar lokasi.
Saat api berkobar, beberapa sepeda motor masih berada di area parkir dekat ruang pokja wartawan. Meski demikian, massa terus merangsek masuk tanpa menghiraukan keselamatan kendaraan tersebut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian terus berupaya memukul mundur massa ke arah Jalan Basuki Rachmat dan Jalan Pemuda. Tembakan gas air mata terus ditembakkan ke arah kerumunan massa.
Warga sekitar yang terdampak juga mencari perlindungan di bangunan-bangunan yang dibuka untuk menghindari paparan gas air mata. (ahm)
Pemkot Surabaya berencana melanjutkan peningkatan kualitas jalan di sejumlah titik yang berpotensi mengalami genangan saat…
Puluhan ibu rumah tangga (emak-emak) di Surabaya menjadi korban dugaan penipuan jual beli sembako fiktif.…
Puluhan jurnalis Surabaya dan Sidoarjo mengikuti Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist di iSTTS. Belajar pemanfaatan…
Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…
Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…
Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…
This website uses cookies.