(Foto: istimewa)
METROTODAY, SURABAYA– Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Bratang Binangun, tepat di depan Taman Flora, Rabu (20/8).
Tabrakan beruntun yang melibatkan dua sepeda motor dan satu mobil itu mengakibatkan satu korban jiwa dan satu orang luka-luka.
Korban tewas adalah Nabilah Thalia Tasya, seorang perempuan berusia 19 tahun, warga Jalan Jatisari Besar, Pepelegi, Waru, Sidoarjo.Ia mengendarai sepeda motor Honda Vario bernopol W 4066 UI.
Sementara itu, korban luka adalah Dwi Krihariyani, perempuan berusia 55 tahun, warga Wiguna Tengah, Gunung Anyar, Surabaya. Dwi mengalami luka abrasi di bagian kaki dan tangan sebelah kanan.
Pengemudi mobil Honda HRV bernopol L 1861 A, dr. Tizar Dwi Satyoputro, laki-laki berusia 41 tahun, warga Wisma Permai Barat, Mulyorejo, Surabaya, dalam kondisi sadar dan tidak mengalami luka.
Menurut Romli, warga sekitar di lokasi kejadian, kecelakaan terjadi sangat cepat. Saat itu ia melihat motor dari arah timur seperti kehilangan kendali hingga menyebabkan tabrakan dengan mobil.
“Saya lihat motor yang dari arah timur itu seperti kehilangan kendali, lalu menabrak motor di depannya. Kemudian, dari arah belakang ada mobil yang sepertinya tidak sempat mengerem dan menabrak kedua motor itu,” terangnya.
Petugas dari BPBD Kota Surabaya yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan penanganan. Ketika petugas tiba kedua korban sudah tergeletak di jalan.
Tim medis dari TGC Timur yang tiba di lokasi segera melakukan pemeriksaan terhadap kedua korban.
“Setelah diperiksa periksa, salah satu korban yang perempuan muda itu, sudah meninggal dunia. Sementara korban yang satunya mengalami luka-luka,” jelasnya.
Jenazah Nabilah Thalia Tasya kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo menggunakan ambulans dari Dinsos Kota Surabaya.
Sementara itu, Dwi Krihariyani dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya Linda Novanti mengaku kejadian tersebut masih dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian.
“Untuk pastinya pihak kepolisian yang masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan melakukan olah TKP. Dugaan sementara, kecelakaan ini disebabkan karena kurangnya kehati-hatian pengendara,” jelasnya.
Atas kejadian tersebut ia mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
“Keselamatan adalah yang utama. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali,” pungkasnya. (ahm)
Puluhan jurnalis Surabaya dan Sidoarjo mengikuti Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist di iSTTS. Belajar pemanfaatan…
Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…
Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…
Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Surabaya sejak Selasa (3/2) sore hingga malam…
Kementerian Agama (Kemenag) akan melakukan perbaikan tata kelola dan peningkatan kesejahteraan guru madrasah di seluruh…
This website uses cookies.