Categories: Surabaya

Mahasiswa Baru ITS Sambut Baik Kebijakan Kampus Ramah Lingkungan di PKKMB

METROTODAY, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menerapkan kebijakan baru yang berfokus pada lingkungan selama Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Kebijakan ini meliputi larangan membawa kendaraan bermotor ke area kampus selama kegiatan PKKMB dan ajakan untuk menerapkan gaya hidup berkelanjutan.

Sejumlah mahasiswa baru menyambut baik kebijakan ini.

“Awalnya kaget juga dilarang bawa motor, tapi ternyata seru juga jalan kaki bareng teman-teman. Jadi lebih kenal lingkungan kampus,” ujar Rina, salah satu mahasiswa baru jurusan Teknik Industri, Rabu (13/8).

Rektor ITS, Prof. Ir. Bambang Pramujati, menyatakan bahwa kebijakan ini adalah bagian dari gerakan ITS Smart Eco Campus.

“Kebijakan ini, terutama untuk mobil, akan diuji coba selama enam bulan ke depan,” ujarnya.

Selain itu, mahasiswa baru juga diajak untuk menerapkan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-12 dengan membawa tumbler dan memilah sampah. “Dengan begitu, gaya hidup berwawasan lingkungan dapat terus berjalan,” tegas Bambang.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, Prof. Nurul Widiastuti, menjelaskan bahwa nilai-nilai keberlanjutan diintegrasikan dalam PKKMB melalui permainan interaktif.

“Pengenalan ini penting agar mahasiswa tidak hanya tahu di mana mereka belajar, tapi juga mengapa mereka belajar di sana,” jelasnya.

ITS juga mengenalkan platform pembelajaran myITS Learning untuk menunjang proses pembelajaran berkelanjutan.

“Konten yang tersedia mencakup video interaktif hingga latihan soal sebagai sarana evaluasi belajar,” kata Nurul.

Mahasiswa baru juga diajak untuk mengikuti ibadah pagi sesuai keyakinan masing-masing.

“Nilai spiritualitas yang kuat menjadi fondasi dalam menghadapi tantangan akademik dan kehidupan,” ujar Nurul.

Sebagai simbol komitmen terhadap SDGs, ITS melepaskan 1.000 ekor burung perkutut ke alam bebas saat pengukuhan mahasiswa baru serta penanaman 1.000 pohon oleh mahasiswa baru.

“Upaya kecil akan berdampak besar jika dilakukan secara kolektif,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Atasi Banjir di Surabaya Selatan, Pemkot Fokus Penyambungan Saluran dan Penyamaan Ketinggian Air

Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…

6 hours ago

Anas Karno Resmi Jabat Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya

Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…

6 hours ago

Gantikan Adi Sutarwijono, Syaifuddin Zuhri Dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya, Fokus Optimalisasi Pendapatan Daerah

Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

7 hours ago

Kelihaian Perempuan Mengubah Diam Menjadi Emas

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…

9 hours ago

Pakar: Pengelolaan Budaya Surabaya Dinilai Masih Fase Transisi

Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…

1 day ago

KAI Uji Coba Biodiesel B50 di KA Sembrani, Performa Tetap Optimal di Jalur Surabaya – Jakarta

PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…

1 day ago

This website uses cookies.