Categories: Surabaya

19 Warga Terdampak Kebakaran di Tambak Osowilangon Surabaya, Diduga Akibat Lupa Matikan Kompor

METROTODAY, SURABAYA – Kebakaran melanda kawasan pemukiman padat di Jalan Tambak Osowilangon, Kecamatan Benowo, Surabaya, Jumat (8/8).

Api diduga berasal dari kompor yang lupa dimatikan. Akibatnya, dua rumah ludes terbakar dan tidak dapat ditempati, sementara dua rumah lainnya terdampak.

Menurut Kabid Pemadaman DPKP Kota Surabaya, Wasis Sutikno, api berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah melakukan penanganan sekitar 6 jam. Kondisi dinyatakan kondusif pada pukul 13:43 WIB.

“Kami agak lama karena sulitnya akses dan kebakaran pun cukup besar. Kami dapat memadamkan pukul 12.44 WIB,” ujar Wasis.

Kejadian tersebut diduga karena salah satu warga lupa mematikan kompor dan ditinggal ke luar rumah.

“Api diduga berasal dari kompor yang ditinggalkan saat menyala,” terangnya.

Kebakaran ini berdampak pada 4 Kepala Keluarga (KK) dengan total 19 jiwa. Dua rumah yang terbakar sekitar 60 persen tidak dapat ditempati, sementara dua rumah di samping kanan kiri hanya mengalami imbas dari pemadaman.

Korban rumah kebakaran juga mendapatkan bantuan termasuk penyediaan tempat tinggal sementara bagi warga yang rumahnya tidak dapat ditempati.

“Kami sudah siagakan P3K, tim evakuator, menyediakan logistik, melakukan pendataan, memberikan bantuan dasar, dan membantu penyediaan tempat tinggal sementara,” kata Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya Linda Novanti.

Bantuan yang diberikan meliputi permakanan, paket makanan siap saji, paket lauk pauk, paket tambahan gizi, sandang, hygiene kit, terpal, kasur, selimut, dan paket kebersihan.

Berikut korban terdampak kebakaran:

  • Rumah M Basri dihuni 5 jiwa, kerusakan nihil (hanya imbas pemadaman)
  • Rumah Sofyan Hadi yang dihuni 5 jiwa, kerusakan sekitar 60 persen (tidak dapat ditempati)
  • Rumah Suyanto dihuni 5 jiwa, kerusakan sekitar 60 persen (tidak dapat ditempati)
  • Rumah Achmad Junaidi yang dihuni 4 jiwa, kerusakan nihil (hanya imbas pemadaman). (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Kenjeran Jadi Saksi Lahirnya Laboratorium Keliling Deteksi Ancaman Mikroplastik

Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.

2 hours ago

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

2 hours ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

3 hours ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

3 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

11 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

14 hours ago

This website uses cookies.