Categories: Surabaya

Parkir TJU Jalan Tunjungan Dihapus, Pemkot dan Polrestabes Surabaya Berantas Jukir Liar

METROTODAY, SURABAYA – Pemkot Surabaya resmi meniadakan parkir tepi jalan umum (TJU) di Jalan Tunjungan mulai 1 Agustus 2025.

Kebijakan ini mendapat dukungan penuh dari Polrestabes Surabaya untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas).

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polrestabes Surabaya, AKBP Herdiawan Arifianto, menyatakan dukungannya dalam menertibkan jukir liar dan mengembalikan fungsi jalan di kawasan Tunjungan Surabaya.

“Kami mendukung penuh kebijakan Pemkot ini. Pelarangan parkir di Jalan Tunjungan bertujuan mengembalikan fungsi jalan dan meningkatkan Kamseltibcar Lantas di Surabaya,” ujarnya, Senin (4/8).

Kebijakan ini merupakan hasil Rapat Koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kota Surabaya. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan tujuan penataan Jalan Tunjungan adalah untuk kenyamanan pejalan kaki dan wisatawan.

DITERTIBKAN: Para jukir liar kembali ditertibkan di kawasan Tunjungan Surabaya. (Foto: Istimewa)

“Kemacetan di Jalan Tunjungan akan berkurang signifikan tanpa parkir TJU. Hal ini juga akan meningkatkan omzet para pelaku usaha dan seniman, terutama saat ada acara dan pertunjukan kesenian,” ujar Eri.

Sebagai solusi, Pemkot Surabaya menyediakan sejumlah kantong parkir resmi di sekitar Jalan Tunjungan, antara lain di gedung Siola, Tunjungan Electronic Center (TEC), Jalan Tanjung Anom, Jalan Genteng Besar, halaman kantor BPN, halaman Sentral Tunjungan/Excelso, dan halaman Pasar Tunjungan. Hal ini disampaikan oleh Plt. Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo.

Dishub juga aktif mensosialisasikan dan menertibkan petugas parkir tidak resmi. Pada operasi 1 Agustus 2025, empat petugas parkir liar diamankan dan diproses dengan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) karena tidak memiliki kartu tanda anggota (KTA) resmi dan menarik tarif di luar ketentuan.

Petugas gabungan Dishub dan Satpol PP akan terus berjaga di sepanjang Jalan Tunjungan untuk mencegah praktik parkir liar.

“Kami akan menempatkan personel Dishub dan Satpol PP di sepanjang Jalan Tunjungan untuk memastikan penertiban. Kami juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan pungli parkir. Tarif resmi roda dua Rp 2 ribu dan roda empat Rp 5 ribu,” ujar Trio.

Pemkot Surabaya optimistis penataan ini justru akan meningkatkan jumlah pengunjung dan wisatawan, didukung dengan berbagai acara dan pertunjukan musik yang akan digelar di sepanjang Jalan Tunjungan. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

2 hours ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

4 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

5 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

24 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.