Categories: Surabaya

Pamit Cari Ikan Bersama Rekannya, Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Tambak Mangrove Gunung Anyar Surabaya

METROTODAY, SURABAYA – Sesosok jenazah pria ditemukan di area tambak mangrove Gunung Anyar, Surabaya, pada Jumat malam (18/7) pukul 21.40 WIB.

Korban diketahui bernama Slamet, 62, warga Rungkut Tengah I B/17 A, Rungkut Tengah, Gunung Anyar, Surabaya.

Penemuan jenazah ini pertama kali diketahui oleh keponakan korban, Robi Arianto, yang merupakan keponakan dari korban.

Robi menjelaskan bahwa pamannya sehari-hari bekerja sebagai pencari ikan dan kepiting. “Paman saya berangkat siang tadi bersama rekannya, namun hingga sore belum juga pulang,” ujar Robi.

Sekitar pukul 20.33 WIB, Robi menerima kabar mengejutkan bahwa pamannya ditemukan meninggal dunia di tambak tempat ia biasa bekerja mencari ikan dan kepiting.

Pihak keluarga kemudian segera menghubungi Projopati Kelurahan Rungkut Tengah untuk meminta bantuan lebih lanjut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya yang menerima informasi dari Projopati Kelurahan Rungkut Tengah, segera menuju lokasi kejadian

“Kami mendapatkan laporan saat itu adanya orang tenggelam di mangrove Gunung Anyar,” terang Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti.

Setibanya di lokasi, tim BPBD Kota Surabaya berkoordinasi dengan saksi dan pihak terkait lainnya untuk melakukan evakuasi.

“Proses evakuasi cukup menantang mengingat akses menuju titik penemuan jenazah harus menggunakan perahu nelayan dengan jarak tempuh sekitar 2-3 kilometer dari titik awal,” jelasnya.

Jenazah Slamet akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan perahu nelayan, kemudian dilanjutkan dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh tim Inafis Polrestabes Surabaya.

Setelah proses identifikasi awal, jenazah dibawa ke kamar jenazah RS Bhayangkara menggunakan ambulans Dinas Sosial Kota Surabaya, didampingi oleh pihak keluarga.

Dalam upaya penanganan kejadian ini, sejumlah unsur terlibat aktif, antara lain BPBD Kota Surabaya, Projopati Kelurahan Rungkut Tengah, Posko Terpadu Timur, Praja Kecamatan Rungkut, Polsek Rungkut, Inafis Polrestabes Surabaya, dan Ambulans dari Dinas Sosial Kota Surabaya. Pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Kenjeran Jadi Saksi Lahirnya Laboratorium Keliling Deteksi Ancaman Mikroplastik

Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.

1 hour ago

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

2 hours ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

2 hours ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

3 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

11 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

14 hours ago

This website uses cookies.