Categories: Surabaya

Stasiun Surabaya Gubeng Kian Ramai, Integrasi Transportasi Angkat Kenaikan Penumpang

METROTODAY, SURABAYA – Stasiun Surabaya Gubeng semakin menunjukkan perannya sebagai simpul transportasi modern yang vital di jantung kota Surabaya.

Komitmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya dalam menghadirkan layanan transportasi yang terintegrasi, nyaman, efisien, dan terjangkau mulai membuahkan hasil, ditandai dengan peningkatan volume penumpang yang signifikan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan bahwa kebutuhan mobilitas masyarakat urban yang dinamis mendorong KAI untuk memperkuat konektivitas antarmoda.

“Tak sekadar tempat naik-turun kereta, Stasiun Surabaya Gubeng kini menjadi pusat integrasi transportasi yang memudahkan perjalanan dalam kota maupun antarkota,” ujar Luqman pada Selasa (17/6).

Stasiun Surabaya Gubeng kini menawarkan berbagai layanan terintegrasi yang memudahkan perjalanan penumpang:

  • Wira-Wiri Feeder (FD 07 Terminal Bratang – Stasiun Pasar Turi): Layanan ini menawarkan sistem sekali bayar, memungkinkan pelanggan berganti rute Wira Wiri FD mana saja dalam durasi 2 jam tanpa biaya tambahan.
  • Bus DAMRI Rute Bromo: Bagi Anda yang ingin melanjutkan perjalanan ke Bromo, tersedia bus DAMRI yang berangkat dari Stasiun Gubeng menuju sejumlah titik strategis dengan jadwal keberangkatan pukul 08.00 WIB, 09.30 WIB, dan 11.30 WIB.
  • Titik Jemput Gojek dan Grab (Gojek Point & Grab Point): Untuk kemudahan mobilisasi lanjutan, titik jemput taksi online tersedia di area stasiun.
  • Akses Langsung ke KA Lokal dan KA Jarak Jauh: Ini menjadikan Stasiun Gubeng titik transit utama baik bagi komuter harian maupun penumpang antarkota.

“Integrasi transportasi ini sudah dapat dinikmati setiap hari oleh para pengguna jasa. Lokasi stasiun yang strategis, ditunjang dengan fasilitas lengkap, menjadikan Stasiun Surabaya Gubeng pilihan utama masyarakat yang menginginkan perjalanan efisien, nyaman, dan hemat waktu,” tambah Luqman.

Data menunjukkan bahwa sepanjang periode Januari hingga Mei 2025, tercatat 3.181.536 penumpang menggunakan layanan naik dan turun di Stasiun Surabaya Gubeng.

Angka ini mengalami kenaikan 3,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencatat 3.083.772 penumpang.

“Peningkatan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi andalan, khususnya dengan dukungan integrasi yang semakin memudahkan mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh,” jelas Luqman.

Integrasi transportasi di Stasiun Surabaya Gubeng adalah bentuk nyata komitmen KAI untuk memberikan layanan prima dan kemudahan mobilitas bagi penumpang.

Luqman mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini dan menjadikan kereta api sebagai pilihan utama yang aman, nyaman, dan efisien. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Modus Jual Sembako Murah, Puluhan Ibu Rumah Tangga di Surabaya Tertipu Hingga Setengah Miliar Rupiah

Puluhan ibu rumah tangga (emak-emak) di Surabaya menjadi korban dugaan penipuan jual beli sembako fiktif.…

42 minutes ago

Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Belajar AI Bareng iSTTS

Puluhan jurnalis Surabaya dan Sidoarjo mengikuti Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist di iSTTS. Belajar pemanfaatan…

2 hours ago

Doa Bersama 1.000 Anak Yatim untuk Sidoarjo yang Lebih Baik di Hari Jadi Ke-167

Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…

2 hours ago

Persiapan Asrama Haji Surabaya Capai 89 Persen Sambut Jemaah Haji, Fokus Perbaiki Ratusan Kamar yang Rusak

Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…

3 hours ago

Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Surabaya, Pohon dan Reklame Tumbang

Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…

4 hours ago

Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Ruas Jalan di Perkampungan dan Jalan Raya di Surabaya Terendam Banjir

Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Surabaya sejak Selasa (3/2) sore hingga malam…

4 hours ago

This website uses cookies.