Categories: Surabaya

Unik! Warga Surabaya Nobar dan Rayakan Kemenangan Timnas Indonesia sambil Takbiran di Masjid Al-Akbar

METROTODAY, SURABAYA – Kemenangan Timnas Indonesia atas Tiongkok dengan skor 1-0 di laga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (5/6) malam, dirayakan meriah oleh warga Surabaya.

Uniknya, perayaan kemenangan tersebut dipadukan dengan kegiatan takbiran Idul Adha dalam nobar di halaman Masjid Al-Akbar Surabaya (MAS).

Ribuan warga memadati halaman MAS untuk menyaksikan pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Gol tunggal kemenangan Indonesia dicetak oleh Ole Romeny melalui tendangan penalti pada menit ke-40, setelah Ricky Kambuaya dilanggar di kotak penalti oleh Yang Zexiang.

“Yang hadir malam ini luar biasa, lebih dari 2000 orang. Tertib, waktunya lihat sepak bola ya sepak bola, waktunya takbiran ya takbiran. Ini salah satu kebanggaan kami,” kata Humas Masjid Al-Akbar Surabaya, Helmy M. Noor.

Helmy menambahkan, kolaborasi takbiran dan nobar Timnas Indonesia ini merupakan yang pertama kali di Indonesia.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak mengganggu jalannya takbiran Idul Adha, bahkan justru melengkapi kemeriahan malam takbiran.

“Takbiran juga jalan, nobar juga jalan. Karena penonton sebelum nobar juga ikut takbiran bersama. Bahkan ketika break babak pertama juga dilakukan takbiran,” jelasnya.

Suksesnya acara ini, menurut Helmy, menunjukkan semangat nasionalisme dan religiusitas yang tinggi di kalangan warga Surabaya. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar di masa mendatang.

“Ini kolaborasi yang bagus. Terima kasih kepada jemaah dan fans Timnas yang sudah tertib, anteng takbiran dan nobar Timnas. Dan yang penting menang!” tegasnya.

Setelah pertandingan usai, panitia mengimbau seluruh penonton untuk segera meninggalkan area masjid. Hal ini untuk mempersiapkan pelaksanaan shalat Idul Adha Jumat (6/6) pagi.

“Setelah nobar, tempat ini akan disucikan. Teman-teman akan membuat shaf di luar karena jemaah Idul Adha membludak, sehingga kami menggunakan shaf darurat di halaman masjid. Seluruh penonton langsung kita minta untuk bergeser,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Kenjeran Jadi Saksi Lahirnya Laboratorium Keliling Deteksi Ancaman Mikroplastik

Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.

4 minutes ago

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

33 minutes ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

1 hour ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

2 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

10 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

13 hours ago

This website uses cookies.