Categories: Surabaya

Gagal Menyalip, Pengendara Motor asal Pakal Tewas Terlindas Truk di Jalan Tanjungsari Surabaya

METROTODAY, SURABAYA – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Tanjungsari, Surabaya, Sabtu (31/5) sekira pukul 14.08 WIB.

Sebuah sepeda motor Honda Vario nopol L 2449 UE yang dikendarai Sutjipto (47) bertabrakan dengan truk L 9650 CM yang mengakibatkan pengendara motor meninggal dunia di tempat setelah sempat sekarat.

Petugas gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 14.15 WIB, tujuh menit setelah menerima laporan. Namun Sutjipto ditemukan sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri.

“Saat kami tiba, korban sudah dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri,” ungkap seorang petugas BPBD Kota Surabaya.

Tim medis gabungan dari BPBD Kota Surabaya, Posko Terpadu Barat, dan Tim Gerak Cepat (TGC) Barat lantas berusaha memberikan pertolongan pertama, namun nyawa Sutjipto tak tertolong.

“Setelah diperiksa, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim TGC Barat,” imbuh petugas tersebut.

Jenazah kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo dengan ambulans PMI didampingi oleh pihak keluarga.

Sementara pengemudi truk, Dimas Rivan Tri Putra (23), warga Jalan Banjarsugihan Baru No. 3, Surabaya, hanya mengalami luka ringan dan dalam kondisi sadar.

“Saya tidak tahu persis bagaimana kejadiannya, tiba-tiba saja ada motor di depan truk saya,” ungkap Dimas.

Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi, menjelaskan kronologi kejadian bahwa sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari timur ke barat di Jalan Tanjungsari.

“Di Jalan Tanjungsari No. 40, korban menyalip truk Mitsubishi dari kanan, namun diduga kurang ruang gerak sehingga motor oleng dan jatuh ke kanan, sementara korban terjatuh ke kiri dan terlindas truk,” papar Iptu Suryadi.

Iptu Suryadi menambahkan, korban meninggal di lokasi kejadian. Kemudian mayat dievakuasi ke RSUD Dr. Soetomo untuk visum.

“Kendaraan diamankan sebagai barang bukti, dan kami telah melakukan olah TKP serta meminta keterangan saksi,” jelasnya.

Ia menegaskan penyebab kecelakaan karena kurangnya perhitungan ruang gerak saat menyalip.

“Penyebab kecelakaan karena faktor manusia, saat menyalip tidak cukup ruang gerak,” pungkasnya. (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

60 minutes ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

20 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

22 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

23 hours ago

Mobil Innova Zenix Ditumpangi Dua Lansia Terguling Tabrak Tiang Lampu dan Pohon

Sebuah mobil Toyota Innova Zenix mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak tiang lampu penerangan jalan dan…

23 hours ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Ziarah dengan Paket Lengkap (2)

Cukup mudah menjangkau Desa Tambaksumur, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Di tengah ruas Jalan Tol Waru—Juanda,…

1 day ago

This website uses cookies.