Categories: Sidoarjo

Salurkan Bantuan Pangan, Bupati Subandi Pastikan Kualitas Beras Bagus

SIDOARJO, METROTODAY – Bupati Sidoarjo H. Subandi menyalurkan bantuan pangan beras alokasi Juli–September 2026 kepada masyarakat penerima bantuan pangan (PBP) di tiga desa wilayah Kecamatan Sedati, Senin (24/8/2026). Tidak hanya menyalurkan, bupati juga mengecek kualitas beras.

Penyaluran bantuan pangan beras dilakukan di Desa Betro, Desa Kwangsan, dan Desa Pulungan. Bupati Subandi didampingi Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, perwakilan Perum Bulog Sidoarjo, serta jajaran Forkopimka Kecamatan Sedati.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.

Total terdapat 775 penerima bantuan di tiga desa tersebut. Perinciannya, di Desa Betro sebanyak 232 PBP, Desa Kwangsan 375 PBP, dan Desa Pulungan sebanyak 168 PBP.

Setiap penerima mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram untuk alokasi tiga bulan sekaligus, yakni Juli, Agustus, dan September 2026. Masing-masing penerima memperoleh jatah 10 kilogram beras setiap bulan.

Bupati Subandi mengatakan, jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2026 mengalami peningkatan. Secara keseluruhan, penerima bantuan pangan di Sidoarjo mencapai kurang lebih 181 ribu penerima.

“Alhamdulillah, pada tahun 2026 kita mendapatkan kurang lebih 181.000 penerima. Ini ada peningkatan hampir 2 kali lipat,” ujarnya. Menurutnya, pemerintah tidak hanya memastikan bantuan tersalurkan kepada masyarakat yang berhak, tetapi juga melakukan pengawasan terhadap kualitas dan ketepatan sasaran bantuan. Bupati juga memastikan beras yang disalurkan dalam kondisi layak konsumsi.

“Kita sampaikan kepada penerima bahwa beras ini layak dikonsumsi dan tidak boleh dijual. Ini bantuan dari pemerintah yang diharapkan bisa membantu menekan inflasi dan meringankan beban ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Subandi menambahkan, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Perum Bulog agar ketersediaan beras bantuan di Kabupaten Sidoarjo siap untuk disalurkan ke masing-masing desa. Penyaluran dilakukan secara bertahap di seluruh kecamatan.

Ia menjelaskan, kehadirannya di lapangan bukan untuk mengambil alih proses penyaluran yang sudah berjalan, melainkan untuk memastikan secara langsung kondisi bantuan yang diterima masyarakat.

“Setiap kecamatan terus melakukan penyaluran. Kami dari pimpinan daerah secara simbolis sekaligus mengecek kondisi di lapangan. Kita lihat apakah berasnya layak, distribusinya sudah tepat, dan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat,” jelasnya.

Bupati juga mengingatkan masyarakat penerima agar tidak menjual kembali beras bantuan pemerintah. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Jangan sampai beras bantuan pemerintah ini dijual. Pemerintah hadir memberikan bantuan sembako agar dapat meringankan beban ekonomi masyarakat. Kalau bantuan ini dijual, tentu tujuan programnya tidak akan tercapai,” pungkasnya.

Penyaluran bantuan pangan beras tersebut akan terus dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama instansi terkait juga akan terus melakukan pemantauan agar proses distribusi berjalan lancar, tepat sasaran, dan bantuan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat penerima.

Eros Muhammad

Recent Posts

Kecelakaan di Jalan Moestopo, Warga Sempat Tuduh Pemkot Surabaya, Ternyata Proyek RS Dr Soetomo

Pemerintah Kota Surabaya menegur pihak kontraktor yang menggunakan identitas Pemkot Surabaya pada kendaraan proyek di…

3 hours ago

Dihadiri Megawati, Final Soekarno Cup 2026 Satukan Semangat Bung Karno dan Bung Tomo

Turnamen sepak bola usia muda Soekarno Cup 2026 resmi berakhir dengan digelarnya pertandingan final di…

4 hours ago

Sidak Betonisasi Jalan Tambakcemandi, Bupati Subandi: Jangan Telat, Kualitas Harus Bagus

Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek betonisasi ruas Jalan…

6 hours ago

Tradisi Muludan di Kampung Nelayan Cumpat Surabaya: Bagi-Bagi Uang dari Atas Rumah hingga Pawai

Tradisi Muludan atau peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW tetap terjaga di Kampung Nelayan Cumpat, Kedung…

7 hours ago

Ular Piton 5 Meter dan 15 Telurnya Dievakuasi dari Tumpukan Sampah di Sambikerep Surabaya

Warga di kawasan Jalan Alas Malang, Kelurahan Bringin, Kecamatan Sambikerep, Surabaya, digegerkan dengan penemuan seekor…

12 hours ago

Air Tanah Turun 10 Meter Saat El Nino, Kekeringan Ancam Akses Air Bersih dan Kesehatan Warga

El Nino yang memicu kekeringan berkepanjangan di berbagai wilayah Indonesia berpotensi memperbesar risiko kebakaran hutan…

18 hours ago

This website uses cookies.