Categories: Sidoarjo

Mahasiswa KKNT Umsida Dorong UMKM Desa Wangkal Krembung Sidoarjo Lewat Inovasi Cuka Apel

METROTODAY, SIDOARJO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) Kelompok 26 sukses menggelar pelatihan pembuatan cuka apel untuk warga Desa Wangkal, Kecamatan Krembung, Sidoarjo, pada Minggu, 31 Agustus 2025.

Bertempat di Masjid Mujahidin Ranting Aisyiyah, kegiatan ini menjadi salah satu program kerja untuk mengembangkan potensi UMKM lokal dengan menghadirkan produk olahan bernilai ekonomi.

Pelatihan ini diikuti oleh ibu-ibu Aisyiyah Desa Wangkal yang antusias mempelajari cara mengolah buah apel menjadi produk cuka apel kemasan sederhana.

Produk tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi ciri khas lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

“Rasanya agak beda ya, Mbak, sama yang dijual di online shop,” ujar salah satu peserta, Ibu Sunariati, sambil membandingkan hasil pelatihan dengan produk di pasaran.

Acara diawali dengan sambutan mahasiswa KKNT 26, dilanjutkan pemaparan materi seputar manfaat cuka apel, proses pembuatan, hingga peluang pemasaran.

Agar lebih mudah dipahami, mahasiswa menampilkan presentasi interaktif yang memancing banyak pertanyaan dari peserta.

Tidak hanya teori, peserta juga diajak menyaksikan langsung proses pembuatan cuka apel. Mahasiswa bahkan mempraktikkan pembukuan digital sederhana agar warga terbiasa mencatat proses produksi secara lebih rapi.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bagas Anjasmara, menyampaikan apresiasinya atas semangat masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini.

“Semoga adanya sosialisasi UMKM di Ranting Aisyiyah bisa membantu membangkitkan UMKM lokal di desa ini,” ujarnya.

Kolaborasi antara mahasiswa KKNT dan masyarakat Desa Wangkal diharapkan tidak berhenti sebatas sosialisasi. Melainkan terus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, UMKM lokal dapat tumbuh lebih inovatif dan mandiri dalam menghadapi persaingan ekonomi modern.

Pelatihan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan ucapan terima kasih dari mahasiswa kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan.

Semoga keterampilan baru ini menjadi bekal berharga bagi masyarakat Desa Wangkal dalam meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat identitas desa melalui produk unggulan berbasis apel. (red)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

28 minutes ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

1 hour ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

2 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

9 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

13 hours ago

Jatim Segera Punya Embarkasi Baru di Bandara Dhoho Kediri, Ringankan Beban Juanda dan Asrama Haji Surabaya

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyatakan penyelenggaraan ibadah haji 2026 secara…

13 hours ago

This website uses cookies.