Program KKN-T Umsida di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Kemantren, Tulangan, Sidoarjo. (istimewa)
METROTODAY, SIDOARJO – Kuliah kerja nyata (KKN) menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk terjun ke masyarakat sekaligus memberikan berbagai program edukatif. Misalnya yang dilakukan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melalui program Kantin Kanak-Kanak hingga edukasi kesehatan.
Program edukatif bertajuk Kantin Kanak-Kanak dilaksanakan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Kemantren, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, pada Jumat (22/8/2025). Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar menyenangkan kepada anak-anak melalui simulasi jual beli sederhana.
Para siswa diajak berperan sebagai penjual maupun pembeli secara bergantian. Dengan begitu, mereka dapat memahami dasar pertukaran barang dengan uang sekaligus melatih keterampilan sosial.
”Target luaran dari program ini adalah agar anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, meningkatkan keterampilan sosial serta rasa tanggung jawab sejak dini, sekaligus menanamkan nilai kejujuran dalam praktik sehari-hari,” papar Aulia, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN-T) Umsida bidang Pendidikan Al Islam.
Kegiatan tersebut juga memberikan inspirasi bagi guru dan orang tua mengenai metode pembelajaran berbasis simulasi peran (role play) yang dapat diterapkan dalam keseharian anak. ”Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menanamkan kemandirian dan keberanian anak sejak dini. Kami berharap kegiatan semacam ini bisa terus dikembangkan,” ujar salah satu guru TK Aisyiyah Kemantren.
Edukasi Kesehatan
Beberapa hari sebelumnya, mahasiswa KKN-T Umsida juga menggelar edukasi kesehatan gigi bertajuk Dokter Kecil Ceria di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kemantren, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, pada Senin (19/8/2025). Sebanyak 34 siswa TK B, dua guru pendamping, dan enam mahasiswa KKN-T Umsida mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran menjaga kebersihan gigi sejak dini melalui kegiatan edukatif yang menyenangkan. Anak-anak diajak mempraktikkan cara menyikat gigi yang benar sambil bernyanyi lagu anak-anak sehingga tercipta suasana yang interaktif dan menyenangkan.
Untuk memudahkan pemahaman, mahasiswa KKN-T menyiapkan alat peraga sikat gigi berukuran besar agar gerakan menyikat gigi dapat terlihat jelas. Siswa yang berani maju mempraktikkan teknik menyikat gigi diberi julukan “Dokter Kecil Ceria” dan menerima susu serta paket sikat gigi sebagai hadiah untuk memotivasi partisipasi aktif.
Dian mahasiswa KKN-T UMSIDA menjelaskan, edukasi itu diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan menyikat gigi secara rutin di rumah. ”Selain itu, program ini bertujuan melatih anak-anak untuk bertanggung jawab, bekerja sama, dan berinteraksi secara positif. Mahasiswa KKN-T UMSIDA berkomitmen terus menghadirkan program kreatif dan edukatif yang mendukung tumbuh kembang anak usia dini, dengan tujuan membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ujarnya. (red)
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…
Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…
Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…
Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…
Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…
Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…
This website uses cookies.