Categories: Sidoarjo

BPPMHKP Surabaya I Pantau Kualitas Ikan di Pasar Tradisional Sidoarjo Jelang Lebaran, Ini Temuannya

METROTODAY, SURABAYA – Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Surabaya I memantau pasokan dan kualitas ikan di sejumlah pasar tradisional menjelang Lebaran. Hal itu seperti dilakukan di Kabupaten Sidoarjo, kemarin.

Pelaksana Tugas Kepala BPPMHKP Surabaya I Didik Srinoto dalam keterangan di Sidoarjo, Rabu, mengatakan dalam melakukan pemantauan tersebut pihaknya bersinergi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo.

“Pemantauan dan pengawasan mutu dilakukan untuk ketersediaan pangan sehat stok dan stabilitas harga pangan ikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan selama bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H,” katanya.

Ia mengatakan pengawasan dan pengambilan sampel dilaksanakan di tiga lokasi yang terdiri atas dua pasar tradisional, yakni depo pasar ikan Sidoarjo dan pasar tradisional Larangan, serta satu pasar modern, Superindo Jenggolo.

“Petugas juga melakukan pengujian organoleptik dan kandungan bahan kimia formalin pada produk perikanan yang dilakukan secara langsung,” katanya.

Ia mengatakan beberapa jenis ikan yang diperiksa di antaranya bandeng, nila, patin, udang vannamei, gurame, tongkol, kembung, kuniran, kakap, cumi-cumi, kepiting, serta daging kerang.

“Dalam pemantauan tersebut, ketersediaan ikan baik di pasar tradisional maupun modern di Kabupaten Sidoarjo selama bulan Ramadhan masih aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan kondisi mutu ikan di pasar tradisional dan modern terpantau baik, dengan hasil pengujian organoleptik antara 7-8 dan tidak ditemukan kandungan formalin, sedangkan berdasarkan pengecekan suhu, rantai dingin masih dalam batas toleransi.

Ia menyebut secara umum kondisi sarana prasarana ketiga lokasi itu memadai, di mana lokasi jauh dari pembuangan limbah, mempunyai ruangan yang cukup, saluran air dilengkapi bak kontrol, tersedia fasilitas sanitasi (toilet), ketersediaan air dan es cukup dan dilengkapi dengan peralatan yang sesuai dan dijaga kebersihannya. (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Kenjeran Jadi Saksi Lahirnya Laboratorium Keliling Deteksi Ancaman Mikroplastik

Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.

2 hours ago

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

2 hours ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

3 hours ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

4 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

11 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

15 hours ago

This website uses cookies.