Categories: Surabaya Raya

Tinggal Sehari! Pameran Rong Las: Menyusuri Batas Tipis antara Teknologi dan Alam

METROTODAY, SIDOARJO – Sejak Minggu (3/8/2025), Rong Las, pameran seni instalasi yang mengaburkan batas antara alam dan teknologi hadir di Rumah Seni Pecantingan, Sidoarjo. Pameran menampilkan karya dari 12 seniman lintas disiplin yang mengeksplorasi hubungan manusia, lingkungan, dan dunia digital dalam satu ruang yang kontemplatif.

Pameran bertema “Bayang-Bayang Lebur dalam Teknologi Alam” itu menyuguhkan instalasi suara, cahaya, artefak interaktif, hingga karya eksperimental yang menantang persepsi pengunjung. Melalui pendekatan kolaboratif, para seniman menafsirkan interaksi antara teknologi dan alam, menghadirkan pertanyaan tentang masa depan bumi, memori, dan tubuh manusia di era digital.

Dua belas seniman yang berpartisipasi antara lain Abimanyu (Nganjuk), Ahra (Sidoarjo), Cataleah (Sidoarjo), Erlisatan (Gresik), Ghufron (Pasuruan), dan Liloklili (Sidoarjo). Kemudian, Luky Prasetyo (Jember), Perempuan Pengkaji Seni (Jawa Timur), Toyol Dolanan Nuklir (Sidoarjo), Yaiak Tosarian (Tosarian), Yoes Wibowo (Pasuruan), dan Zaki Amr (Tuban).

Para seniman itu tidak hanya memamerkan karya visual. Mereka juga menghadirkan ruang pengalaman artistik yang melibatkan indera pendengaran, penglihatan, dan imajinasi.

Menurut pihak penyelenggara, Rong Las bukan sekadar pameran seni, melainkan wadah kontemplasi tentang bagaimana teknologi merasuk ke dalam kehidupan sehari-hari dan berinteraksi dengan jejak alam. Pengunjung diajak untuk merasakan perpaduan unik antara bunyi, cahaya, dan objek yang memantik refleksi terhadap perubahan zaman.

Pameran yang dibuka untuk umum itu dapat diakses secara gratis hingga 9 Agustus 2025.

So, tinggal besok atau sehari lagi kesempatan bagi Anda penikmati seni untuk hadir di Rong Las yang menawarkan pengalaman berbeda: menyusuri ruang yang menjembatani dunia digital dan biologis, antara artifisial dan organik, sekaligus mengingatkan pentingnya keterhubungan manusia dengan alam. (mg/red)

Naufal

Recent Posts

Kenjeran Jadi Saksi Lahirnya Laboratorium Keliling Deteksi Ancaman Mikroplastik

Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.

3 hours ago

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

3 hours ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

4 hours ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

4 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

12 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

16 hours ago

This website uses cookies.