“Program SNT selaras dengan prioritas pemerintah dalam mewujudkan pemerataan mutu pendidikan. Program ini menggunakan pola baru yang mengintegrasikan penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta inovasi pembelajaran. Pola tersebut diharapkan menghasilkan dampak yang berkelanjutan,” jelasnya.
Hasil monitoring di Kupang dan Tidore menunjukkan respons positif dari TPP, guru, maupun peserta didik. Para pendamping telah mengikuti pelatihan dan turut mendukung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sesuai jadwal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Koordinator monitoring SNT Kabupaten Kupang, Kartika Rinakit Adhe, menyampaikan antusiasme para pendamping sangat tinggi.
“Para TPP menunjukkan semangat dan antusiasme yang tinggi selama mengikuti pelatihan. Para TPP juga telah mendukung dan melaksanakan kegiatan MPLS dengan lancar sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” ungkapnya.
Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran, membangun budaya belajar, serta membuka akses pendidikan bermutu bagi peserta didik di wilayah dengan tantangan layanan pendidikan, mendukung pencapaian SDG-4 sekaligus menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. (ahm)
Page: 1 2
Gelar sarjana selama ini kerap dianggap sebagai tiket menuju kehidupan yang lebih sejahtera. Namun, realitas…
Menteri Agama Nasaruddin Umar memilih untuk fokus menjalankan amanah sebagai pembantu Presiden Prabowo Subianto dan…
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya berhasil mengevakuasi dua ekor ular kobra berbisa…
Aksi pembobolan kamar kos di kawasan Jalan Jelidro, RT 01 RW 01, Sambikerep, Surabaya, terekam…
Fraksi PDI Perjuangan–PAN di DPRD Kota Surabaya secara resmi memberikan dukungan terhadap arah kebijakan Pemkot…
Grimaldi Forum, Monako, menjadi saksi pengundian babak fase liga (league phase) Liga Europa musim 2026/2027…
This website uses cookies.