Categories: Nasional

Skenario Haji 2026 di Tengah Konflik Timur Tengah: Ubah Rute Penerbangan hingga Penundaan

METROTODAY, JAKARTA – Pemerintah terus memonitor eskalasi keamanan di kawasan Timur Tengah dalam mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji 2026. Sejumlah rencana mitigasi dirancang.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa hingga saat ini pelaksanaan ibadah haji 2026 masih berjalan sesuai rencana. ”Hari ini masih on schedule. Belum ada perubahan,” katanya di kompleks parlemen, Jakarta (11/3/2026).

Kendati demikian, pihaknya tidak menampik jika konflik antara Israel-Amerika dan Iran tersebut berpotensi mengganggu penerbangan haji. Terutama adanya penutupan ruang udara yang mengakibatkan terganggunya sejumlah penerbangan internasional. ”Khususnya penerbangan yang menggunakan skema transit melalui beberapa negara di kawasan Timur Tengah,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat Kemenhaj menyiapkan opsi penerbangan lewat Afrika. Pemerintah akan tetap memberangkatkan jemaah haji dengan mengalihkan rute penerbangan agar tidak lewat daerah yang berkonflik.

”Mitigasi jalur penerbangan dengan menggunakan jalur selatan via Samudra Hindia dan masuk melalui ruang udara Afrika Timur atau jalur aman lainnya,” kata Gus Irfan, sapaan karib Irfan Yusuf.

Namun, rute tersebut bisa berdampak pada waktu tempuh yang lebih panjang. Biaya juga bisa lebih mahal. Sebab, pesawat yang tidak punya jangkauan panjang harus melakukan transit terlebih dahulu.

Skenario lain adalah penundaan keberangkatan. Hal itu apabila situasi keamanan di kawasan Timur Tengah semakin memanas dan berpotensi membahayakan keselamatan jemaah haji Indonesia.

Skenario tersebut memerlukan diplomasi tingkat tinggi antara Indonesia dan Saudi. tujuannya, biaya yang sudah disetor untuk membayar layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, dan layanan lainnya tidak hangus.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak secara terpisah menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah memberikan arahan terkait persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 di tengah konflik Timur Tengah. Pesan presiden adalah memastikan keselamatan jemaah haji.

”Ini yang paling penting. Jadi, kita menyiapkan berbagai skenario dengan orientasi utama memastikan keselamatan warga negara Indonesia yang akan menunaikan ibadah haji pada bulan April,” jelasnya. (red/MT)

Naufal

Recent Posts

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Hingga 10 Hari ke Depan, Lebaran Terancam Hujan Lebat

Dalam sepuluh hari ke depan hingga Lebaran, cuaca di Sidoarjo akan sama seperti sepuluh hari…

8 hours ago

Wow, Patut Jadi Percontohan, Desa-Desa di Jateng ini Bagikan THR kepada Warganya

Desa-desa ini patut menjadi percontohan bagi desa-desa yang lain. Termasuk desa di Sidoarjo. Sebab, pada…

13 hours ago

Inilah Siasat Pengembang Nakal, Taman Indah Tiba-tiba Jadi Ruko: Penghuni Harus Berani Kritis dan Menggugat

Pernahkah Anda tergiur dengan brosur perumahan? Brosur ciamik warna-warni. Menawarkan bangunan-bangunan indah siap beli. Fasilitas…

19 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (2): Takdir, Mencari Jalan Sendiri

ADA perjalanan yang direncanakan dengan rapi, namun tetap saja berjalan di luar skenario manusia. Niat…

20 hours ago

Syaikh Makhdum Syarfin dari Tarik, Cicit Sunan Ampel Penyebar Islam di Era Majapahit (1)

Syaikh Makhdum Syarfin adalah penyebar agama Islam yang sangat dihormati di wilayah Tarik, Kabupaten Sidoarjo.…

20 hours ago

Jemput Pahala saat Ramadan, Siswa Tunanetra di Surabaya Ikuti Tadarus dengan Huruf Braile

Puluhan siswa SD istimewa penyandang tunanetra di SLB A YPAB Tegalsari, Surabaya, menggelar kegiatan tadarus…

1 day ago

This website uses cookies.