Categories: Nasional

Kemenhaj Optimis Proses Visa Haji 2026 Lebih Cepat, Pastikan Manifes Lebih Awal Tak Terpisah

METROTODAY, SURABAYA – Meski banyak calon jemaah haji (CJH) yang belum mengumpulkan paspor karena masih proses penerbitan, namun Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) optimis visa jemaah haji bisa lebih awal selesai sebelum keberangkatan haji pada 21 April mendatang.

Kepala Kantor Kemenhaj Kota Surabaya, Sururil Faizin, menyampaikan bahwa sebagian jemaah masih dalam proses penyelesaian dokumen paspor. Sebanyak 3.042 orang jemaah haji Kota Surabaya telah dipersiapkan untuk berangkat haji pada tahun 2026.

“Masih ada jemaah yang masih proses untuk penyelesaian dokumen paspor. Kemungkinan Minggu ini selesai,” ujar Sururil pada Senin (19/1).

Menurutnya, jemaah juga sudah berangsur melakukan proses visa bio baik melalui Kantor Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) maupun datang langsung ke Kantor Kemenhaj Kota Surabaya.

Jelang pelunasan, jemaah diminta untuk mengurus paspor sebagai dokumen awal setelah masuk dalam porsi keberangkatan, di samping pemeriksaan kesehatan untuk menentukan istita’ah atau syarat kesehatan sebelum berangkat ke tanah suci.

Sementara itu, Plt Kanwil Kemenhaj Provinsi Jatim, As’adul Anam, optimis proses visa untuk jemaah haji tahun 2026 akan lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.

Pihaknya memiliki waktu yang cukup panjang untuk mempersiapkan manifes jemaah, meskipun pemerintah Arab Saudi menetapkan tenggat waktu hingga 1 Syawal.

“Masih ada waktu 2 bulan lebih, Insya Allah bisa mencapai target. Tahun lalu waktunya mepet, banyak masalah data yang diganti. Pengajuan manifes yang masuk awal itu diganti karena visa belum keluar, sehingga mereka terpisah. Dampaknya karena belum keluar tapi diganti. Insya Allah dengan waktu yang longgar ini, memungkinkan pembuatan awal manifes tanpa ada penggantian,” jelasnya.

Anam menambahkan bahwa penetapan batas akhir 1 Syawal diharapkan memastikan kuota induk selesai tepat waktu dan menghindari pembukaan open seat. “Insya Allah estimasi semakin bagus karena semakin banyak waktu untuk bekerja,” katanya.

Selain Jatim, provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masuk dalam Embarkasi Surabaya juga mendapatkan tambahan kuota, masing-masing 698 dan 516.

Total kuota untuk ketiga provinsi ini mencapai 43.200. Jemaah haji yang mengikuti penyelenggaraan tahun lalu juga diharapkan akan memiliki proses pendaftaran manifest yang lebih baik tahun ini. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Taxmon Perkuat Pengawasan Pajak Daerah, Pemkab Sidoarjo Targetkan 454 Titik Terpasang Akhir Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…

11 hours ago

Socceroos Kena Tilang di Seattle, Amerika Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…

22 hours ago

Cinta Rashford pada Barcelona Bertepuk Sebelah Tangan meski Sudah Rela Turun Harga

Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…

23 hours ago

Cak Klepon Pabean Cantian Jemput Bola Urus Akta Kelahiran dan Kematian Warga Surabaya

Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…

23 hours ago

Gaji ke-13 dan TPP ASN/PPPK Surabaya Dipastikan Cair, TPP Naik Menjadi 100 Persen

Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

24 hours ago

Liverpool Bertaruh dengan Iraola, Van Dijk Akui Terkejut Slot Didepak

Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…

1 day ago

This website uses cookies.