Categories: Nasional

Wamenhan Pimpin Peluncuran KRI Bala Putra Dewa 322 di Surabaya, Kapal Frigate Terbaru TNI AL dengan Presisi Tinggi

METROTODAY, SURABAYA – KRI Bala Putra Dewa 322, kapal frigate terbaru Angkatan Laut Republik Indonesia, resmi diluncurkan dalam prosesi shipnaming dan launching yang dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI Marsekal TNI Purnawirawan Donny Ermawan Taufanto.

Acara berlangsung di Dermaga Semenanjung Barat, Divisi Kapal Niaga PT PAL Indonesia Surabaya.

Kapal sepanjang 140 meter ini menunjukkan presisi teknis luar biasa, dengan tingkat kesalahan hanya 5 milimeter jauh di bawah standar yang ditetapkan sebesar 55 milimeter serta penambahan panjang hanya 11 milimeter.

Selain itu, KRI Bala Putra Dewa 322 mencatat tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 38 persen, menjadi yang tertinggi hingga saat ini dan melampaui rata-rata kapal sebelumnya yang hanya mencapai 25 persen.

Wamenhan RI Marsekal TNI Purnawirawan Donny Ermawan Taufanto meluncurkan KRI Bala Putra di Dermaga Semenanjung Barat Surabaya. (Foto: Istimewa)
KRI Bala Putra Dewa 322 saat diluncurkan di Dermaga Semenanjung Barat, Divisi Kapal Niaga PT PAL Indonesia Surabaya. (Foto: Istimewa)

“Kita bangga karena kapal frigate ini telah memenuhi standar kékedapan air dan kemampuan terapung dengan posisi tegak lurus, dengan presisi yang luar biasa. Indonesia masih membutuhkan banyak kapal frigate untuk memperkuat pengamanan wilayah laut nasional, dan saya optimis industri pertahanan dalam negeri mampu menembus peringkat 50 besar dunia,” tutur Marsekal Madya (Purn) Donny Ermawan Taufanto, Wakil Menteri Pertahanan RI, Jumat (19/12).

Wamenhan juga mengapresiasi PT PAL Indonesia yang berhasil memenuhi semua persyaratan teknis sebelum peluncuran kapal.

Sementara itu, Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod menjelaskan bahwa KRI Bala Putra Dewa 322 menjadi kapal terbesar kedua yang pernah dibangun perusahaan setelah KRI Brawijaya.

“Pemerintah selalu menekankan agar PT PAL membangun kemandirian bangsa dalam memproduksi Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista). Proyek ini juga bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan TKDN melalui kolaborasi antara BUMN dan industri swasta nasional,” kata, Kaharuddin.

Peluncuran KRI Bala Putra Dewa 322 menandai kesiapan Indonesia dalam menjaga kedaulatan dan keamanan maritimnya.

Di tengah dinamika ketegangan geopolitik kawasan Pasifik, kemampuan industri pertahanan maritim nasional menjadi pondasi utama untuk memastikan stabilitas kawasan dan perlindungan kepentingan nasional. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

27 minutes ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

3 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

4 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

23 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.