Categories: Nasional

Terinspirasi Film Norma: Menantu di Soppeng Sulsel Nikahi Ibu Mertua yang Lama Menjanda

METROTODAY, SULSEL – Kasus yang terjadi di Soppeng, Sulawesi Selatan itu mengingatkan kita semua pada kisah cinta terlarang yang akhirnya diangkat ke layar lebar berjudul Norma.

Film yang dibintangi oleh artis cantik Wulan Guritno tersebut mengisahkan perselingkuhan antara menantu dan mertua. Bahkan, sang menantu harus mendekam di balik jeruji besi karena kasus yang menghebohkan tahu lalu.

Ternyata, di Sulawesi Selatan kasus serupa terulang. Bahkan cinta terlarang antara menantu dan mertua tersebut sampai hamil dan melahirkan bayi.

Kasus tersebut bermula dari BR yang tinggal serumah dengan ibu mertuanya, sebut saja FR.

Semula pernikahan tersebut berlangsung baik-baik saja. BR dan istrinya yakni AL hidup harmonis.

BR juga menghormati FR sebagai ibu mertuanya dengan baik. Memang FR sudah lama menjanda. Sebagai menantu, usia BR juga tak jauh dengan ibu mertuanya, yakni 36 tahun.

Di rumah yang tak terlalu luas itulah, FR dan BR justru sering bertemu.

Semula, FR menganggap BR sebagai menantu yang baik. Dia juga menjadi laki-laki yang bertanggung jawab untuk anak perempuannya AL.

Namun, perhatian besar yang diberikan BR kepada AL, justru membuat FR jatuh hati.

Benih-benih cinta antara FR dan BR mulai tumbuh. Hubungan menyimpang tersebut rupanya terus berlanjut, bahkan tanpa sepengetahuan AL sebagai istrinya.

Kasus tersebut baru terungkap ketika FR hamil. AL curiga dan bertanya-tanya siapa yang menghamili ibunya. Sebab, laki-laki di rumah itu hanyalah BR yang tak lain adalah suaminya sendiri.

Setelah didesak, barulah FR dan BR mengaku bahwa mereka menjalin cinta tak lazim. Hingga akhirnya, FR melahirkan jabang bayi yang tak lain anak dari menantunya sendiri.

Kasus tersebut pun menghebohkan warga Soppeng, Sulawesi Selatan.

Kasus akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan di kantor desa dekat mereka tinggal.

Hanya yang menyedihkan adalah nasib AL. Perempuan 21 tahun tersebut harus menanggung beban hidup nan pedih.

Betapa tidak, dia diminta menceraikan suaminya sendiri. Selanjutnya suaminya itu kini menjadi bapak sambungnya karena akhirnya menikah dengan FR yang tak lain ibu kandungnya.

“Betul itu kasus menantu hamili mertuanya. Namun, kasus itu sudah lama, sudah melahirkan juga, dan sudah damai kedua belah pihak,” kata Kepala Desa Abbanuange, Buhari, sebagaimana dikutip dari Instagram @makassar_iinfo.

Pernikahan antara BR dan FR saat ini sedang berjalan. Sedangkan, sidang perceraian BR dan AL akan berlangsung di Pengadilan Agama pada hari ini (27/5). (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Jalan di Tenggilis Mejoyo hingga Perak akan Ditinggikan, Pemkot Surabaya Target Kurangi Genangan

Pemkot Surabaya berencana melanjutkan peningkatan kualitas jalan di sejumlah titik yang berpotensi mengalami genangan saat…

3 minutes ago

Modus Jual Sembako Murah, Puluhan Ibu Rumah Tangga di Surabaya Tertipu Hingga Setengah Miliar Rupiah

Puluhan ibu rumah tangga (emak-emak) di Surabaya menjadi korban dugaan penipuan jual beli sembako fiktif.…

48 minutes ago

Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Belajar AI Bareng iSTTS

Puluhan jurnalis Surabaya dan Sidoarjo mengikuti Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist di iSTTS. Belajar pemanfaatan…

2 hours ago

Doa Bersama 1.000 Anak Yatim untuk Sidoarjo yang Lebih Baik di Hari Jadi Ke-167

Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…

2 hours ago

Persiapan Asrama Haji Surabaya Capai 89 Persen Sambut Jemaah Haji, Fokus Perbaiki Ratusan Kamar yang Rusak

Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…

3 hours ago

Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Surabaya, Pohon dan Reklame Tumbang

Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…

4 hours ago

This website uses cookies.