Categories: Nasional

Tak Kuat Menanjak, Truk di Kota Malang Melindas 4 Orang Berboncengan Motor, 1 Balita Tewas

METROTODAY, MALANG – Seorang balita tewas dan tiga orang lainnya mengalami luka akibat terlindas truk yang tak kuat menanjak di Jalan MT Haryono, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (25/4).

Kapolsek Lowokwaru Malang, Kompol Anang Tri Hananta menyebut, keempat korban mengendarai satu motor berboncengan empat dan tertabrak truk yang mundur karena tak kuat menanjak.

“Truk tidak kuat menanjak, akibatnya menabrak sepeda motor dan menyebabkan satu orang korban meninggal dunia. Korban meninggal usianya 5 tahun,” kata Anang.

Ia menyebut, sepeda motor itu dikemudikan oleh Rina Yustinia yang merupakan warga Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Sepeda motor yang dikendarai oleh Rina ketika kejadian sedang membonceng tiga penumpang, yakni Jihan Riski Safira dan dua orang anak yang masih berusia tujuh dan lima tahun.

“Jadi empat orang korbannya, termasuk balita dan anak tujuh tahun. Dua korban lainnya dewasa,” ucap dia.

Berdasarkan penyelidikan, dugaan awal penyebab truk bernomor polisi L 8297 AH tak kuat menanjak karena tak kuat menahan beban muatan. Apalagi lokasi kecelakaan memiliki kontur jalan yang menanjak.

Sopir truk bernama Suwanto telah berusaha untuk menahan kendaraan yang dikendarainya dengan menginjak pedal rem, namun hal itu tak berhasil lantaran bobot muatan berupa material kapur olahan terlalu berat.

Kondisi itu pada akhirnya membuat truk berjalan mundur dan menabrak kendaraan roda dua yang dikendarai oleh Rina Yustina.

Para korban dalam kecelakaan ini langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang termasuk korban yang meninggal dunia.

Sedangkan sopir truk bernama Suwanto dibawa ke kantor polisi untuk diminta keterangan dan menjalani pemeeiksan oleh petugas kepolisian. “Sopirnya sudah kami amankan untuk menjalani penyelidikan,” tambah dia.

Polisi saat ini masih terus menggali informasi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan tragis itu. (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Kenjeran Jadi Saksi Lahirnya Laboratorium Keliling Deteksi Ancaman Mikroplastik

Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.

1 hour ago

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

2 hours ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

2 hours ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

3 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

11 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

14 hours ago

This website uses cookies.