Ilustrasi face recognition PT KAI.
METROTODAY, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 694.960 penumpang memanfaatkan teknologi face recognition (FR) selama masa Angkutan Lebaran 2025, dari 21 Maret hingga 8 April 2025.
Teknologi ini dinilai efektif mengurangi antrean dan mempercepat proses boarding.Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa sistem boarding berbasis wajah ini tidak hanya meningkatkan efisiensi layanan, tetapi juga ramah lingkungan.
“Selama periode tersebut, 1.655 rol kertas tiket berhasil dihemat, setara penghematan biaya Rp24,8 juta,” kata Anne dalam siaran resmi PT KAI.
Sejak diluncurkan pada 2022, sistem FR telah digunakan lebih dari 12 juta pelanggan. Tahun ini saja, hingga 7 April 2025, tercatat 2,6 juta penumpang menggunakan layanan tersebut.
Sistem ini kini tersedia di 21 stasiun utama, termasuk Pasar Senen, Gambir, Yogyakarta, dan Surabaya Gubeng—yang menjadi stasiun dengan volume penumpang tertinggi selama masa mudik dan balik Lebaran.
Total hingga 8 April 2025, KAI telah menjual lebih dari 4,4 juta tiket, dengan okupansi KA Jarak Jauh mencapai 108,25%. KAI berkomitmen memperluas layanan face recognition ke lebih banyak stasiun sebagai bagian dari transformasi digital dan keberlanjutan layanan transportasi.(*)
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…
Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…
Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…
Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…
Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…
Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…
This website uses cookies.