Pemeran film Musuh Dalam Selimut yakni Yasmin Napper, Megan Domani, dan Cakrawala Airawan, saat roadshow di Royal Plaza Surabaya. Film ini akan dirilis di bioskop pada 8 Januari. (Foto: Ahmad/METROTODAY)
METROTODAY, SURABAYA – Sebuah cerita tentang kepercayaan yang hancur dan perjuangan menemukan kekuatan diri akan menghiasi layar lebar Indonesia melalui film Musuh Dalam Selimut.
Disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu, film ini akan resmi tayang di seluruh bioskop di Indonesia pada 8 Januari 2026.
Film ini mengikuti perjalanan Gadis, seorang perempuan muda yang akrab dengan kehilangan sejak kecil. Hidupnya berubah ketika bertemu kembali dengan Andhika, teman kuliahnya yang diam-diam menyukainya.
Pada suatu sore di parkiran kantor, Andhika menyelamatkan Gadis dari pelecehan atasan, yang kemudian membawa mereka pada hubungan yang berkembang hingga ke jenjang pernikahan.
Pasangan ini kemudian pindah ke sebuah cluster perumahan.
Setelah memutuskan berhenti bekerja, Gadis banyak menghabiskan waktu di rumah dan bertemu dengan tetangganya, Suzy.
Perempuan ramah itu mengaku baru bercerai karena tak lagi bisa memiliki anak. Keduanya cepat akrab, sering berbagi cerita, resep masakan, hingga buku tentang kehamilan.
Ketika Gadis dinyatakan hamil, Andhika merasa sangat bahagia. Begitu pula dengan Suzy, yang seperti keluarga sendiri bagi Gadis.
Ia selalu menemani kontrol ke dokter, mengikuti senam hamil bersama, dan hadir di setiap momen kecil yang berharga selama masa kehamilan.
Namun seiring dengan bertambahnya usia kandungan, sejumlah isyarat kecil mulai mengganggu ketenangan Gadis. Pesan singkat yang dihapus tanpa sebab, tatapan yang tak sengaja beradu, serta jarak emosional Andhika yang sulit dijelaskan.
Puncaknya, Gadis menemukan bukti bahwa Andhika sedang berselingkuh dengan orang yang paling ia percayai, Suzy. Dunia Gadis runtuh seketika.
Alih-alih meledak dalam kemarahan, Gadis memilih menghadapi kebenaran dengan kepala tegak. Trauma karena merasa “ditinggalkan” kembali menyergapnya, namun kehamilannya menjadi alasan bagi Gadis untuk bertahan.
Di titik ini, ia belajar membedakan kasih yang tulus dengan kepedulian yang bersifat manipulatif.
Musuh Dalam Selimut menghadirkan cerita yang menegangkan tanpa perlu berteriak keras, membiarkan penonton menyaksikan bagaimana retakan kecil di hati bisa berkembang menjadi jurang yang dalam.(ahm)
Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…
Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…
Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Surabaya sejak Selasa (3/2) sore hingga malam…
Kementerian Agama (Kemenag) akan melakukan perbaikan tata kelola dan peningkatan kesejahteraan guru madrasah di seluruh…
Pemain baru Persebaya Surabaya, Jefferson Silva, mengaku terpukau dengan loyalitas Bonek dan Bonita saat Bajul…
This website uses cookies.