Rudal balistik Iran yang sempat dipamerkan sebelum perang meletus vs Israel dan AS. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, TEHERAN – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan dimulainya operasi ofensif paling brutal dalam sejarah angkatan bersenjata Iran menyusul konfirmasi syahidnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Televisi pemerintah Iran sebelumnya melaporkan bahwa Khamenei tewas dalam serangan Israel dan Amerika Serikat. Kantor berita Iran Tasnim menyebutkan bahwa Khamenei syahid di kantornya pada Sabtu pagi.
“Dalam beberapa saat, operasi ofensif paling brutal dalam sejarah angkatan bersenjata Republik Islam Iran terhadap Israel dan pangkalan teroris Amerika akan dimulai,” sebut pernyataan IRGC seperti dikutip stasiun televisi pemerintah Iran itu.
Pada Sabtu, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap target Iran, termasuk Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel, serta ke fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah. (MT)
Hanya selang sehari setelah gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akibat gempuran udara Amerika…
Serangan Israel ke Iran yang menyebabkan ketegangan di timur tengah berpotensi memengaruhi jadwal penerbangan jemaah…
Pengusaha sekaligus anggota DPR RI Komisi V, Arizal Tom Liwafa, berhasil menyelesaikan pendidikan Strata 3…
BRI Super League kembali menyajikan partai klasik penuh gengsi. Tuan rumah Persebaya Surabaya akan menjamu…
Kawasan Timur Tengah memanas menyusul serangan militer Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran. Kementerian…
Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei telah wafat. Tokoh sentral revolusi itu gugur akibat serangan udara…
This website uses cookies.