Categories: Internasional

Jenazah Pemimpin Hamas Mohammed Sinwar Ditemukan di Terowongan Khan Yunis Selatan Gaza Usai Digempur Israel

METROTODAY, MOSKOW – Jenazah pemimpin Hamas, Mohammed Sinwar, dilaporkan ditemukan di terowongan di bawah kota Khan Yunis di bagian selatan Jalur Gaza.

Penemuan ini menambah ketegangan dan membuka babak baru dalam pertempuran tak berkesudahan antara Hamas dan pasukan pendudukan zionis Israel (IDF).

Stasiun penyiaran Al-Hadath mengutip beberapa sumber pada Minggu (18/5) dikutip dari Antara melaporkan bahwa pada 13 Mei, stasiun penyiaran Kan melaporkan Israel telah menggempur Khan Yunis dengan Sinwar sebagai targetnya.

Pemimpin Hamas itu dilaporkan berada di fasilitas bawah tanah di bawah Rumah Sakit Eropa Gaza. Namun, kematian Mohammed Sinwar belum dapat dipastikan saat itu.

Sepuluh ajudan Mohammed Sinwar, termasuk komandan brigade Rafah Hamas, Mohammad Shabana, juga tewas dalam serangan Israel tersebut, demikian sumber tersebut mengatakan kepada Al-Hadath.

Mohammed Sinwar mengambil alih posisi pimpinan Hamas setelah saudaranya Yahya Sinwar, mantan pimpinan gerakan tersebut, tewas pada 24 Oktober 2024.

Militer Israel pada Minggu mengumumkan dimulainya “operasi darat skala luas” di wilayah Jalur Gaza yang porak-poranda akibat perang.

“Dalam 24 jam terakhir, pasukan IDF (Angkatan Bersenjata Israel) di Komando Selatan, baik tentara aktif maupun cadangan, memulai operasi darat skala luas di wilayah utara dan selatan Jalur Gaza, sebagai bagian dari dimulainya Operasi Gideon’s Chariots,” demikian pernyataan resmi militer Israel.

Juru bicara IDF, Avichay Adraee, mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir, Israel meningkatkan serangan udara ke Gaza dan menghantam lebih dari 670 target Hamas, dengan tujuan “mengganggu persiapan musuh dan mendukung operasi darat tersebut.”

Selama lima hari terakhir, serangan udara Israel ke Gaza mengalami eskalasi, bertepatan dengan tur Timur Tengah Presiden AS Donald Trump yang mencakup Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan sedikitnya 378 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan terbaru ini.

Sejak Oktober 2023, Israel telah melancarkan serangan brutal ke Jalur Gaza yang menyebabkan lebih dari 53.300 warga Palestina terbunuh, mayoritas adalah perempuan dan anak-anak.

Pada November tahun lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pemimpin otoritas Israel Benjamin Netanyahu dan mantan kepala pertahanan, Yoav Gallant, atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas serangannya terhadap wilayah kantong Palestina tersebut. (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

1 hour ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

20 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

22 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

23 hours ago

Mobil Innova Zenix Ditumpangi Dua Lansia Terguling Tabrak Tiang Lampu dan Pohon

Sebuah mobil Toyota Innova Zenix mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak tiang lampu penerangan jalan dan…

23 hours ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Ziarah dengan Paket Lengkap (2)

Cukup mudah menjangkau Desa Tambaksumur, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Di tengah ruas Jalan Tol Waru—Juanda,…

1 day ago

This website uses cookies.