(fourfourtwo)
METROTODAY, MIAMI – Jika ada satu kota tuan rumah Piala Dunia 2026 yang menawarkan suasana paling berbeda dibanding kota-kota lainnya di Amerika Serikat, maka Miami adalah jawabannya. Terletak di negara bagian Florida, kota ini identik dengan pantai berpasir putih, cuaca tropis, kehidupan malam yang semarak, serta perpaduan budaya Amerika Latin dan Karibia yang begitu kental. Tak heran jika Miami menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan internasional, bahkan sebelum Piala Dunia digelar.
Selama turnamen berlangsung, perhatian para pecinta sepak bola akan tertuju pada Hard Rock Stadium. Stadion yang berada sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Miami tersebut memiliki kapasitas sekitar 65.000 penonton untuk pertandingan sepak bola internasional. Selain menjadi markas tim NFL Miami Dolphins, stadion ini juga rutin menggelar ajang Formula 1 Miami Grand Prix, turnamen tenis Miami Open, hingga konser musik kelas dunia. Pada Piala Dunia 2026, Hard Rock Stadium dijadwalkan menggelar tujuh pertandingan, termasuk laga perebutan tempat ketiga, sehingga dipastikan menjadi salah satu venue paling sibuk selama turnamen.
Tak hanya sepak bola, Miami juga menjadi surga bagi pencinta kuliner berkat pengaruh budaya Kuba, Karibia, hingga Amerika Latin yang sangat kuat.
Kuliner pertama yang wajib dicoba adalah Cuban Sandwich. Roti panggang berisi daging babi panggang, ham, keju Swiss, acar, dan mustard ini telah menjadi ikon kuliner Miami selama puluhan tahun. Banyak restoran Kuba legendaris di kawasan Little Havana menyajikan menu ini dengan harga sekitar 10 hingga 18 dolar AS (Rp165 ribu hingga Rp295 ribu) per porsi.
Rekomendasi kedua adalah Stone Crab Claws. Hidangan berupa capit kepiting batu yang disajikan dingin bersama saus mustard ini merupakan salah satu makanan laut paling terkenal di Florida, terutama saat musim panen berlangsung. Di restoran seafood Miami, harga satu porsi umumnya berkisar 35 hingga 70 dolar AS (Rp575 ribu hingga Rp1,15 juta), bergantung pada ukuran capit kepiting yang dipilih.
Kuliner ketiga adalah Key Lime Pie. Meskipun berasal dari Florida Keys, hidangan penutup berbahan jeruk nipis khas Florida ini sangat mudah ditemukan di Miami. Perpaduan rasa manis dan asam yang menyegarkan menjadikannya penutup favorit wisatawan setelah menikmati hidangan laut. Harga per potong biasanya berkisar 7 hingga 12 dolar AS (Rp115 ribu hingga Rp200 ribu).
Selain berburu kuliner, para suporter juga dapat menikmati berbagai destinasi wisata yang menjadi ikon Kota Miami.
Destinasi pertama adalah South Beach. Pantai ini dikenal dengan pasir putih, air laut berwarna biru kehijauan, serta deretan bangunan bergaya Art Deco yang menjadi ciri khas Miami Beach. Wisatawan dapat menikmati suasana pantai tanpa dipungut biaya, sementara penyewaan kursi pantai dan payung umumnya berkisar 20 hingga 40 dolar AS (Rp330 ribu hingga Rp660 ribu).
Pilihan berikutnya adalah Vizcaya Museum and Gardens. Bekas vila mewah bergaya Renaisans Italia ini kini menjadi museum yang menyimpan koleksi seni sekaligus taman-taman indah menghadap Teluk Biscayne. Tiket masuk dewasa berkisar 25 hingga 30 dolar AS (Rp410 ribu hingga Rp495 ribu), menjadikannya salah satu destinasi budaya paling populer di Miami.
Rekomendasi terakhir adalah Bayside Marketplace. Kawasan tepi laut ini menjadi pusat belanja, kuliner, dan hiburan yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Masuk ke area marketplace tidak dikenakan biaya, namun bagi pengunjung yang ingin mengikuti tur kapal mengelilingi Teluk Biscayne, tarifnya berkisar 30 hingga 45 dolar AS (Rp495 ribu hingga Rp740 ribu) per orang.
Bagi para suporter yang datang ke Florida untuk menyaksikan Piala Dunia 2026, Miami menawarkan pengalaman yang jauh lebih lengkap daripada sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola. Kemegahan Hard Rock Stadium berpadu dengan cita rasa autentik kuliner Kuba, kelezatan hidangan laut khas Florida, serta panorama pantai tropis yang menjadi ikon kota. (ezaar)
Lantunan lembut dawai harpa mengalun memenuhi sudut Four Points by Sheraton Surabaya, Tunjungan Plaza, selama…
Perjalanan Cristiano Ronaldo di panggung Piala Dunia resmi berakhir. Turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan…
abar duka menyelimuti keluarga besar Persebaya Surabaya dan komunitas Bonek. Tokoh suporter legendaris Persebaya, Andie…
Kisah “Fairy Tale” Singa Atlas -julukan Maroko- di tanah Amerika Utara mendadak buyar dan berubah…
Program Satu Keluarga Satu Sarjana sebagai solusi memperluas akses pendidikan tinggi bagi anak-anak dari keluarga…
Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi paling penting bagi masa…
This website uses cookies.