Categories: Fair Play

Dua Gol untuk Hormati Kroasia, Empat Gol untuk Buktikan Siapa Rajanya!

Kemenangan taktis pasukan Thomas Tuchel terkunci dramatis pada menit ke-84 melalui sebuah skema menyerang yang sangat rapi.

Pemain pengganti, Marcus Rashford, dengan cerdik mengonversi umpan cutback Bukayo Saka menjadi gol penutup. Gol terakhir sekaligus menyudahi perlawanan sengit Kroasia yang tampak kehabisan bensin pada babak kedua pertandingan.

Terlepas dari rentetan gol yang tercipta dini hari tadi, hasil ini menjadi catatan unik bagi rumah tangga pertahanan The Three Lions (julukan Inggris).

Inggris sebelumnya melenggang ke putaran Piala Dunia 2026 dengan rekor impresif, yakni memenangi 100 persen pertandingan kualifikasi zona UEFA tanpa kebobolan satu gol pun, sebelum akhirnya jala Jordan Pickford kecolongan dua kali oleh efisiensi serangan pasukan Zlatko Dalic di Dallas.

Seusai peluit panjang ditiupkan, Jude Bellingham mengungkapkan rasa leganya atas determinasi yang ditunjukkan oleh rekan-rekan setimnya untuk langsung tancap gas pascajeda. Bellingham juga membocorkan cara Tuchel melumpuhkan Kroasia di babak kedua.

“Kami tahu Kroasia adalah tim yang sangat terorganisir dan sarat pengalaman, mereka menyulitkan kami di partai besar. Namun, instruksi Tuchel saat jeda antarbabak memberikan kami kejelasan taktis untuk tampil lebih agresif dan memutus alur bola lawan sejak dini,” tutur Bellingham saat konferensi pers resmi, dikutip dari Daily Mail.

Di sisi lain, pundit sepak bola internasional sekaligus legenda Inggris, Alan Shearer, memberikan pujian tinggi bagi fleksibilitas lini serang.

Di samping itu, Shearer juga mengkritik organisasi lini pertahanan Inggris. Shearer menegaskan bahwa koordinasi antara Stones dan Konsa di babak pertama sempat kedodoran dalam mengantisipasi bola-bola daerah, sesuatu yang wajib dievaluasi total oleh Thomas Tuchel jika ingin melaju jauh hingga partai puncak di New York-New Jersey. (ezaar/mt)

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

Persebaya Rayakan HUT ke-99, Usung Semangat Persebaya untuk Semua

Persebaya Surabaya merayakan hari jadinya yang ke-99 pada Kamis (18/6/2026) dengan mengusung semangat Persebaya untuk…

9 hours ago

Meriahkan HUT ke-99 Persebaya, Bonek Bonita Padati Jalanan Surabaya hingga Dini Hari

Hari jadi Persebaya Surabaya yang ke-99 dirayakan dengan penuh suka cita oleh para suporter yang…

10 hours ago

Ghana Menang dengan Cara yang Paling Tak Diinginkan Panama

Drama emosional berbalut ketegangan tinggi tersaji pada laga perdana Grup L Piala Dunia 2026 di…

12 hours ago

Viral Video Dua Mahasiswa Unair Berbuat Asusila di Ruang Kelas, Sanksi Komisi Etik Menunggu Hasil Penyelidikan

Sebuah rekaman video yang diduga memperlihatkan dua mahasiswa melakukan perbuatan asusila di dalam ruang kelas…

12 hours ago

Pasca Insiden Maut Proyek Box Culvert di Margorejo, Cak Eri Evaluasi Total dan Hentikan Sementara

Pemkot Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aspek keselamatan dan pengamanan pada proyek pembangunan saluran…

13 hours ago

Sudah Unggul Duluan Portugal Malah Ketiduran, Kongo Tampil Lebih Meyakinkan

Timnas Portugal harus puas berbagi angka setelahb ditahan imbang Republik Demokratik Kongo (DR Kongo) dengan…

14 hours ago

This website uses cookies.