Categories: Fair Play

Gol Tunggal Mcginn Antar Skotlandia Akhiri Penantian 36 Tahun di Piala Dunia

METROTODAY, FOXBOROUGH – Timnas Skotlandia memulai safarinya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Haiti pada laga Grup C yang berlangsung di Boston Stadium, Foxborough, Massachusetts, Sabtu (13/6/2026) malam waktu setempat. Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Skotlandia di fase grup Piala Dunia sejak mengalahkan Swedia pada 1990.

Laga itu memiliki arti besar bagi The Tartan Army, julukan Skotlandia. Selain menjadi kemenangan pertama dalam 36 tahun di Piala Dunia, tiga poin tersebut langsung mengantarkan pasukan Steve Clarke ke puncak klasemen sementara Grup C. Itu tidak lepas dari hasil imbang 1-1 antara Brasil dan Maroko pada pertandingan sebelumnya.

Skotlandia sebenarnya tampil cukup dominan sejak awal pertandingan. Peluang emas pertama hadir pada menit ke-17 ketika tendangan Scott Mctominay membentur tiang gawang Haiti.

Dikabarkan oleh ESPN, tekanan yang terus dilakukan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-28 melalui John Mcginn. Berawal dari tembakan Che Adams yang ditepis Johny Placide, bola liar jatuh ke kaki Mginn dan tendangannya yang sempat berubah arah berhasil menaklukkan kiper Haiti.

Gol tersebut menjadi catatan istimewa bagi Mcginn. Gelandang Aston Villa itu tercatat sebagai pemain tertua Skotlandia yang mencetak gol di Piala Dunia bertepatan di usia 31 tahun 238 hari. Di tengah euforia laga pembuka, Mcginn menunjukkan kapasitasnya mengomandoi tim Skotlandia.

Meski kalah tipis, Haiti tampil jauh lebih baik dari perkiraan banyak pihak. Tim yang baru kembali ke Piala Dunia setelah absen lebih dari setengah abad itu beberapa kali merepotkan lini belakang Skotlandia melalui kecepatan para pemain depannya. Bahkan, Frantdy Pierrot nyaris menyamakan kedudukan melalui sundulan yang hanya melenceng tipis dari sasaran pada detik-detik akhir pertandingan.

Salah satu momen yang paling banyak menjadi perdebatan setelah pertandingan adalah dua kali penalti Haiti yang ditolak wasit meski telah ditinjau melalui VAR. Salah satunya terjadi ketika tembakan Jean-Ricner Bellegrade diduga mengenai tangan bek Skotlandia, Grant Hanley, di dalam kotak penalti. Dilansir dari media lokal Skotlandia, The Scottish Sun, keputusan tersebut memicu protes dari tim maupun suporter Haiti setelah pertandingan usai.

Page: 1 2

Naufal

Recent Posts

Jelang Lawan Timor Leste, STY Titip Doa untuk Kesuksesan Garuda di Piala AFF

Mantan pelatih Timnas Indonesia yang kini menukangi Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menyampaikan harapan dan doa…

1 hour ago

Pengda JMSI Banyuwangi Resmi Dilantik, Ini Pesan Penting Bupati Ipuk untuk Perusahaan Media

Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Banyuwangi periode 2026–2031 resmi dikukuhkan di Hotel Santika,…

14 hours ago

Disebut Mirip Zaman Kolonial, Pelibatan TNI-Polri di Sektor Pajak Dipertanyakan

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Bonnie Triyana, mengkritisi wacana pelibatan TNI dan Polri dalam…

14 hours ago

11 Tahun Berkarya Best Western De Papilio Rayakan Aksi Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Dalam rangka memperingati Anniversary ke-11 yang mengusung tema Exe11ence – Beyond Expectation, Best Western De…

18 hours ago

Minta Pedagang Bungkam Jika Ada Sidak, Dua Petugas DLH Akui Pungli di Pasar Tumpah Tugu Pahlawan Surabaya

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menindak tegas oknum petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang terbukti…

19 hours ago

Dari Lahan Kosong, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya Siap Sambut Siswa Baru Awal Agustus

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), Muhammad Qodari, melakukan kunjungan lapangan ke Sekolah…

1 day ago

This website uses cookies.