METROTODAY, SURABAYA — Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur memastikan proses pemilihan Ketua PSSI Jatim akan dilaksanakan pada Januari 2026. Hal itu disampaikan Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh, usai rangkaian agenda organisasi yang tengah memasuki fase pembaruan statuta dan penataan struktur.
Riyadh mengungkapkan, pihaknya telah mengajukan dua opsi jadwal kepada PSSI pusat, yakni 8 Januari atau 12 Januari 2026. Menurutnya, dua tanggal tersebut dinilai paling ideal untuk mengakomodasi seluruh tahapan pemilihan secara efektif dan sesuai regulasi.
“Butuh waktu empat minggu untuk melaksanakan seluruh tahapan. Kalau Desember sudah tidak efektif karena banyak agenda dan masuk masa liburan. Jadi kami usulkan Januari,” jelas Riyadh, Senin (17/11) di sela-sela Kongres Biasa PSSI Jatim di Hotel Sheraton, Surabaya.
Dia menuturkan, pemilihan ketua membutuhkan persiapan matang, mulai dari penyusunan panitia pemilihan hingga proses verifikasi bakal calon. Karena itu, Asprov memilih Januari sebagai waktu yang dianggap paling kondusif.
Lebih jauh, Riyadh menekankan bahwa seluruh tahapan penjaringan dan pemilihan ketua akan digelar secara terbuka, transparan, dan menghormati semua pihak yang ingin mencalonkan diri. Menurutnya, kesempatan untuk maju terbuka lebar bagi siapa pun yang memenuhi syarat, baik dari unsur internal organisasi maupun tokoh-tokoh yang memiliki perhatian besar terhadap perkembangan sepak bola Jawa Timur.
“Kita harus menghargai siapa saja yang mau maju. Mereka sudah mau meluangkan waktu dan tenaga. Tunggu proses pendaftarannya,” ujarnya.
Riyadh menambahkan, Asprov PSSI Jatim ingin memastikan proses pemilihan berjalan demokratis, tanpa keberpihakan, serta mengedepankan integritas organisasi. Ia berharap terpilihnya ketua baru nanti mampu membawa PSSI Jatim melangkah lebih progresif dalam pembinaan pemain muda, peningkatan kualitas kompetisi, dan penguatan infrastruktur sepak bola daerah.
Dengan penetapan jadwal awal di Januari, Asprov Jatim selanjutnya akan menyosialisasikan seluruh tahapan kepada voter, klub anggota, dan pemangku kepentingan sepak bola lainnya. Harapannya, seluruh proses dapat berjalan lancar, tertib, dan menghasilkan pemimpin baru yang mampu membawa sepak bola Jawa Timur semakin berprestasi. (*)
Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…
Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…
Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…
Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…
Sebuah mobil Toyota Innova Zenix mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak tiang lampu penerangan jalan dan…
Cukup mudah menjangkau Desa Tambaksumur, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Di tengah ruas Jalan Tol Waru—Juanda,…
This website uses cookies.